Dua Ganda Campuran Indonesia Tersingkir

Kompas.com - 11/06/2008, 11:48 WIB

Laporan Wartawan Kompas, Yulia Sapthiani

SINGAPURA, RABU - Dua dari empat ganda campuran Indonesia yang ikut serta dalam turnamen bulu tangkis Singapura Super Series di Singapore Indoor Stadium tersingkir pada babak pertama yang berlangsung Rabu (11/6). Salah satu di antaranya adalah juara bertahan Flandy Limpele/Vita Marissa.  

Menjadi unggulan ketiga, Flandy/Vita kalah dari ganda Thailand Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul dalam pertandingan tiga game, 20-22, 22-20, 18-21. Adapun Anggun Nugroho/Endang Nursugianti kalah dari unggulan kedua Zheng Bo/Gao Ling, 6-21, 11-21.  

Dalam setiap game-nya, Flandy/Vita selalu tertinggal lebih dulu dalam perolehan angka. Di game pertama misalnya, mereka sempat tertinggal, 16-20, sebelum akhirnya memenangkan game tersebut. Begitu pula pada game kedua ketika mengejar perolehan angka dari posisi tertinggal, 17-20.  

Adapun pada game ketiga, permainan cepat Kunchala di lapangan depan yang semakin cepat membuat ganda Indonesia sulit mengejar perolehan angka. Dari skor, 9-9, perolehan angka Flandy/Vita selalu tertinggal hingga akhirnya kalah. "Vita maennya sedang tidak bagus. Apa yang dia lakukan selalu salah," kata pelatih Aryono Miranat, yang mendampingi Flandy/Vita di sisi lapangan.  

Sementara itu, dua ganda campuran yang melaju ke babak kedua harus melewati lawan yang tak mudah di babak pertama. Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Muhamad Rijal/Greysia Polii dipaksa bermain tiga game oleh pemain-pemain tuan rumah. Nova/Liliyana bermain tiga game melawan Danny Bawa Chrisnanta/Neo Yu Yan Vanessa, sebelum akhirnya menang 19-21, 21-5, 21-14. Adapun Rijal/Greysia mengalahkan Riky Widianto/Yao Lei, 20-22, 21-10, 21-10.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau