Penggalangan Uni Eropa untuk Hukum Iran Pasti Gagal

Kompas.com - 11/06/2008, 14:52 WIB

TEHERAN, RABU - Langkah pemerintah AS menggalang dukungan Uni Eropa untuk menghukum lebih berat Iran terkait isu nuklir tidak akan berhasil.

Keyakinan ini disampaikan Pirouz Mojtahedzadeh, Ketua Yayasan Penelitian Urosevic yang berpusat di London, Selasa (10/6) atau Rabu (12/6) waktu Indonesia. Dalam wawancara dengan kantor berita IRNA itu, Mojtahedzadeh, mengatakan Presiden AS sedang membangun semangat baru dalam kerja sama AS dengan sekutu Eropa-nya untuk menghukum Iran. "Namun para pengamat politik tahu bahwa setelah era Tony Blair, mantan PM Inggris, Uni Eropa tidak akan mengikuti kebijakan Amerika," katanya.

Bush mengunjungi Eropa di bulan-bulan terakhir masa jabatannya ke Eropa. Ia pun mengadakan pembicaraan mengenai tiga maslah penting, yaitu nuklir Irak, membantu misi AS di Afghanistan dan tentang lingkungan.

"Eropa berusaha memainkan peran konstruktif di arena internasional. Beberapa pengamat internasional pun menyerukan kepada Uni Eropa untuk meningkatkan peranannya mengenai persoalan Iran," kata Mojtadedzadeh.
   
Akademisi ini juga menyatakan bahwa meskipun masyarakat internasional setuju untuk meratifikasi resolusi yang didukung AS di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), namun pihaknya telah menginformasikan kepada Bush dan AS, bahwa resolusi itu diratifikasi dengan tujuan menghindarkan penggunaan kekerasan terhadap Iran.
   
Masyarakat internasional bersikeras untuk memecahkan kasus nuklir Iran melalui cara damai, dan menyerukan kepada Eropa agar memainkan peran konstruktif dalam masalah ini tanpa mengurangi warna dan teriakan mereka.
   

Mojtahedzadeh lebih lanjut mengatakan, bahwa menurut Dirjen Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Mohamed ElBaradei, semua pihak harus berusaha menemukan solusi yang rasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau