CR7 Bertemu Pelatih Fitnes El Real

Kompas.com - 11/06/2008, 18:51 WIB

AUSTRIA, RABU - Adanya hubungan antara Cristiano Ronaldo dan Real Madrid ternyata bukan isapan jempol belaka. Pada edisi Rabu (11/6), tabloid ternama di Inggris, The Sun, memberikan bukti lewat foto pertemuan antara winger Manchester United (MU) tersebut dengan juara Primera Division, lewat pelatih fitnessnya.

Dengan demikian, gambar tersebut semakin menegaskan kemungkinan pemain dengan panggilan CR7 itu bakal meninggalkan Old Trafford pada musim panas nanti. Dan, Santiago Bernabeu hampir pasti menjadi pelabuhan berikutnya.

Berita tentang transfer Ronaldo dari MU ke Real ini sempat booming beberapa waktu lalu. Namun, "Setan Merah" selaku pemilik pemain tersebut melayangkan komplain resmi tentang hal tersebut ke FIFA.

Meskipun demikian, El Real tak gentar. Kubu Los Blancos mengatakan bahwa The Red Devils tak punya bukti adanya pendekatan ilegal dengan pemain andalannya tersebut. Namun, apa yang dilakukan The Sun membuat berita itu terangkat lagi.

Dalam tulisannya, suratkabar tersebut memberi judul "gambar-gambar dramatis" yang mengatakan bahwa Ronaldo baru saja bertemu dengan staff Madrid di Roma. Yang ditemui adalah pelatih kebugaran Real, Walter Di Salvo, yang merupakan orang yang mengumpulkan dokumen tentang bintang MU tersebut yang akan dibawa ke Bernabeu.

The Sun melaporkan bahwa Di Salvo bekerja dengan Ronaldo selama tiga musim di Old Trafford, tempat di mana terjalin sebuah hubungan yang kuat.

"Sumber-sumber dekat Ronaldo saat itu mengatakan bahwa ada pertemuan yang tak terduga ketika winger Portugal itu memanfaatkan dua hari libur untuk pergi ke ibukota Italia. Gambar itu juga mulai muncul karena kami bisa mengatakan bahwa Di Salvo, yang musim panas lalu secara kontroversial bergabung dengan Madrid, memberikan raksasa Spanyol tersebut sebuah laporan yang lengkap tentang Ronaldo," demikian peryataan itu.

Masih dari The Sun, semua tindakan Di Salvo merupakan perintah dari jajaran manajemen Real, yakni direktur teknik Miguel Angel Portugal, sporting director Pedja Mijatovic dan anggata manajemen, Carlos Bucero. Mereka (jajaran manajemen,red) menyuruh Di Salvo mengumpulkan semua informasi secara detail tentang Ronaldo.

Laporan yang diberikan Di Salvo tentu saja bisa ditebak, mantan pemain Sporting Lisbon tersebut dinilai "perfect professional". Dia juga seorang pemain yang mendedikasikan seluruh kekuatan untuk sepakbola dan selalu bekerja keras saat latihan serta peduli terhadap makanan yang bakal disantap.

Pada bulan Maret lalu, Di Salvo meninggalkan Old Trafford karena pria Italia itu sudah tak tahan dengan situasi panas di sana. Meskipun demikian, manajer Sir Alex Ferguson menyebutnya sebagai "senjata rahasia" MU yang sukses menjadi juara Premier League musim 2006/07. (GL/LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau