Rustriningsih Berusaha Yakinkan Pedagang Pasar

Kompas.com - 11/06/2008, 19:34 WIB

  

PURWOKERTO, RABU - Calon Wakil Gubernur Jateng dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Rustriningsih, Rabu (11/6), berkampanye dengan mengunjungi para pedagang Pasar Wage, Purwokerto. Rustriningsih yang masih menjabat sebagai Bupati Kebumen ini berusaha meyakinkan para pedagang agar memilih pasangan calon bupati nomor 4 Bibit Waluyo-Rustriningsih, kalau menginginkan perubahan dan peningkatan kesejahteraan.

Tak seperti calon gubernur lainnya yang gemar melakukan aksi borong sayuran maupun buah-buahan pedagang, Rustriningsih datang ke Pasar Wage sekadar mengitari pasar dan bersilaturahmi dengan para pedagang.

Pada hari itu, Rustriningsih juga berkampanye di beberapa tempat lainnya di Kabupaten Banyumas, yakni Pasar Banyumas, PT Indokores, Pasar Sokaraja, dan pabrik tas di Kecamatan Cilongok.

Kendati demikian, para pedagang tampak antusias ingin mengetahui seperti apa sebenarnya sosok Rustriningsih. Sejumlah pedagang juga ada yang memberikan pesan kepada Rustriningsih, agar dapat menekan harga bahan makanan yang belakangan ini melambung tinggi.

Pedagang lainnya juga meminta agar Rustriningsih dapat menata kembali Pasar Wage yang kurang efisien sehingga banyak kios pedagang di lantai dua yang jarang dikunjungi pembeli. "Ke lantai dua Bu. Di sini sepi pembeli. Bagaimana ini, " seru salah seorang pedagang.

Menanggapi hal itu, Rustriningsih mengatakan, pasar tradisional memang harus dipertahankan agar tetap ramai pembeli. Dengan demikian, perputaran ekonomi dapat terus berlanjut. "Makanya, pilih Bibit-Rustri dulu, nanti pasarnya baru ramai," katanya dengan enteng.   

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau