Pirlo Ingin Tinggalkan Milan

Kompas.com - 12/06/2008, 00:13 WIB

MILAN, RABU - Gelandang AC Milan, Andrea Pirlo, semakin sering mengindikasikan keinginannya untuk ganti klub. Apalagi, Milan gagal tampil di Liga Champions musim depan.

Pirlo termasuk pemain yang tak terpisahkan dari serangkaian sukses Milan sejak dia bergabung pada 2001. Dia ikut membawa klub itu menjuarai scudetto, Coppa Italia, Liga Champions, juga gelar lainnya. Banyak yang menilai, dia mulai kehilangan gairah bermainnya bersama I Diavolo Rosso. Meski mantan pemain Inter Milan itu pernah menyatakan setiap kepada I Rossoneri, namun dia beberapa kali mengisyaratkan ingin pindah.

"Akan sangat menarik untuk mencoba pengalaman lain. Beberapa tawaran memang datang, tapi aku merasa baik-baik saja di Milan," katanya.

"Aku sudah memenangkan segalanya dengan seragam Milan. Musim depan, target utama kami adalah menjuarai scudetto. Karena aku baru sekali menjuarainya, maka meraih scudetto lagi akan berarti banyak buatku. Sejujurnya, aku merasa nyaman di Milan," tambahnya.

Pirlo saat ini sedang konsentrasi bersama timnas It alia di Euro 2008. Setelah sukses membawa Italia juara Piala Dunia 2006, dia berharap akan meraih sukses serupa di Piala Eropa kali ini.

Sayangnya, ambisi Italia harus menghadapi tantangan berat. Sebab, di pertandingan pertama mereka kalah 0-3 dari belanda dan itu akan memberatkan langkah Gli Azzurri. Apalagi, di pertandingan berikutnya mereka harus menghadapi lawan berat seperti Rumania dan Prancis.

Cederanya defender dan kapten Italia, Fabio Cannavaro, sangat memukul Italia dan mengurangi banyak kekuatannya. Namun, Pirlo tetap bersemangat dan optimistis timnya bakal lolos ke babak selanjutnya, bahkan mampu menjuarai turnamen ini.

"Aku datang ke Euro 2008 untuk memenangkan turnamen. Aku ingin menjuarai Piala Eropa. Tanpa Cannavaro, Italia kehilangan besar. Tapi, seluruh pemain punya kemauan yang sama untuk memenangkan turnamen ini seperti halnya memenangkan Piala Dunia di Jerman. Apalagi, Italia belum menjuarai Piala Eropa dalam 40 tahun terakhir. Maka, ini saatnya buat Italia untuk menjuarainya," harapnya. (GL/HPR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau