JAKARTA,KAMIS - Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pagi berakhir beragam (mixed), di tengah merahnya bursa regional yang mengikuti Wall Street AS.
Setelah sempat merosot lebih dari 25 poin pada awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi Kamis (12/6) pagi berhasil menipiskan pelemahannya dengan didukung sektor pertambangan dan perkebunan yang masih hijau. IHSG ditutup turun 4,174 poin atau 0,18 persen pada 2.370,611.
Demikian juga indeks Kompas100 yang melemah 1,469 poin (0,25 persen) menjadi 584,265, serta indeks LQ45 berkurang 1,176 poin (0,24 persen) ke posisi 498,067. Namun Jakarta Islamic Index (JII) masih bertahan di zona hijau dengan naik tipis 0,577 poin (0,14 persen) ke 427,177.
Perdagangan sesi pagi didominasi 91 saham turun dibanding 55 saham naik dan 61 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 1,607 miliar saham dengan nilai Rp 2,657 triliun dari 30.858 kali transaksi. Sedangkan nilai transaksi pihak asing yang ada dalam posisi membeli mencapai Rp 778,887 miliar masih lebih kecil dibanding asing yang menjual yakni senilai Rp 893,157 miliar.
Sektor pertambangan dan perkebunan untuk sementara berhasil menopang indeks sehingga tidak longsor terlalu dalam. Saham-saham yang masih hijau antara lain Timah (TINS) naik Rp 650 ke Rp 34.650. Indo Tambang raya Megah (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 33.300. Perusahaan GaS Negara (PGAS) naik Rp 200 ke Rp 6.200. PT Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 100 ke Rp 14.900. Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 500 ke Rp 25.850. Serta London Sumatra (LSIP) naik Rp 250 ke Rp 9.550.
Sedang saham yang melemah antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 7.600, Indosat (ISAT) turun Rp 100 ke Rp 6.450. Bank Danamon turun Rp 150 ke Rp 4.900. Bank BRI turun Rp 50 ke Rp 5.100. Astra Internasional (ASII) turun Rp 100 ke Rp 19.200. Serta Petrosea (PTRO) turun Rp 400 ke Rp 6.300.
Sementara bursa regional sampai saat ini masih terdampar di zona merah, mengikut bursa global. Seperti indeks Nikkei225 di Jepang anjlok 317,31 poin (2,24 persen) pada 13.866,17. Kemudian indeks Hang Seng HOng Kong longsor 517,67 poin (2,22 persen) menjadi 22.809,93.
Indeks Tertimbang Taiwan terpuruk 267,02 poin (3,20 persen) ke 8.078,57. Strait Times Index Singapura, merosot 64,82 poin (2,13 persen) menjadi 2.981,95. Serta indeks All ordinaries Australia turun 114,90 poin (2,07 persen) di 5.447,00.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang