Firda Tumbangkan Unggulan Pertama

Kompas.com - 12/06/2008, 16:16 WIB

Laporan wartawan Kompas Yulia Sapthiani

SINGAPURA, KAMIS-  Kejutan dibuat tunggal putri Indonesia Adriyanti Firdasari pada babak kedua turnamen bulu tangkis Aviva Singapura Super Series. Pada pertandingan di Singapore Indoor Stadium, Kamis (12/6), Firda mengalahkan unggulan pertama Pi Hongyan.  

Dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam, Firda menang atas Hongyan, 21-16, 20-22, 21-16. Firda pun lolos ke perempat final untuk kemud ian bertemu pemain India Saina Nehwal yang mengalahkan Gu Juan (Singapura), 21-19, 21-17.  

Firda sebenarnya memiliki kesempatan memenangkan pertandingan dalam dua game ketika telah menciptakan match point, 20-19, pada game kedua. Namun, lawan justru berbalik menang dengan merebut tiga angka berturut-turut, dua di antaranya melalui kesalahan yang dilakukan Firda.   

Kejutan juga hampir saja diciptakan tunggal putri pelatnas lainnya Pia Zebadiah. Bermain dalam kondisi cedera kaki kanan, Pia memaksa unggulan ketiga Wang Chen bermain tiga game. Pia bahkan memenangkan game pertama, 21-15, sebelum akhirnya kalah pada dua game berikutnya, 15-21, 18-21.  

Di ganda campuran, Indonesia tinggal menyisakan satu pasangan, yaitu Nova Widianto/Liliyana Natsir setelah Muhamad Rijal/Greysia Polii tersingkir. Nova/Liliyana ke perempat final dengan mengalahkan Kwon Yi Goo/Ha Jung Eun (Kore a Selatan), 21-12, 21-15. Adapun Rijal/Greysia dikalahkan Rasmus Bonde/Helle Nielsen, 18-21, 18-21. 

Pelatih Aryono Miranat mengatakan, meski Bonde termasuk pemain baru, dia bermain bagus hingga bisa mendikte permainan Rijal/Greysia. Greysia bahkan harus beberapa kali jatuh untuk menahan serangan lawan.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau