Ribuan Gakin Batal Terima BLT

Kompas.com - 13/06/2008, 18:21 WIB

 

MALANG, JUMAT - Sebanyak 3.678 warga miskin (gakin) di Kota Malang batal menerima bantuan langsung tunai (BLT) 2008 karena berbagai sebab. Penerimaan BLT di Kota Malang akan dilakukan pada 15-16 Juni mendatang.

Ribuan gakin yang batal menerima BLT tersebut dikarenakan mereka telah meninggal dunia, telah pindah, atau sudah tidak masuk kategori miskin. Demikian dituturkan Asisten II (bidang pembangunan) Kota Malang, Sutiarsi, Jumat (13/6) di Malang.

"Data perubahan penerima BLT itu hasil verifikasi kelurahan yang kemudian disampaikan ke kantor pos," tutur Sutiarsi.

Dari kuota penerima BLT di Kota Malang sebagaimana sensus BPS 2005 yaitu sebanyak 24.272 gakin, hasil verifikasi ulang menunjukkan bahwa jumlah yang akan disalurkan pada Minggu dan Senin mendatang sebanyak 20.594 gakin. Adapun sebanyak 3.678 batal dengan alasan tersebut di atas.

Namun dari mereka yang batal menerima gakin tersebut, Pemkot Malang sudah memverifiksi sebanyak 3.643 gakin sebagai pengganti. Antara mereka yang batal menerima dan yang menggantikan, masih selisih 35 gakin. "Untuk itu, selisih tersebut akan kami kembalikan ke pusat sementara. Nanti terserah kebijakan pemerintah pusat bagaimana," ujar Sutiarsi.

Penerima BLT pengganti ini, saat ini masih diusulkan ke pemerintah pusat. Diharapkan, seminggu setelah pembagian BLT tahap satu ini, para penerima BLT pengganti juga sudah bisa menerima dana yang menjadi haknya.

Ketua Satgas BLT PT Pos Indonesia Malang, Purgiyanto mengatakan bahwa mekanisme penerimaan BLT nantinya melalui kantor pos, melalui kantor kecamatan, dan kelurahan-kelurahan. Setidaknya minimal ada 1-2 petugas pembagi BLT di setiap kelurahan yang dijadikan lokasi pembagian BLT. "Ini untuk memperlancar pembagian BLT, " ujarnya.

Pada Minggu (15/6) pembagian BLT dilakukan di empat kecamatan yaitu Lowokwaru, Blimbing, Kedungkandang, dan Sukun. Adapun pada Senin (16/6), akan dilakukan pembagian BLT untuk Kecamatan Klojen.

Purgiyanto menambahkan, sebelum pencairan BLT, maka masyarakat yang berhak menerimanya akan mendapatkan kartu penerima BLT. Saat ini petugas PT Pos Indonesia Malang sedang menyortir kartu penerima BLT. "Semoga Sabtu (14/6) ini pembagian kartu ke penerima BLT sudah selesai," ujar Purgiyanto.

Kartu penerima BLT itu nantinya berlaku untuk dua tahap pengguliran BLT tahun ini. Tahap pertama pembagian sebesar Rp 300.000 (untuk periode Juni-Agustus), serta tahap dua masyarakat berhak atas uang Rp 400.000 (untuk periode September-Desember 2008). Pembagian BLT tahap dua pada bulan September 2008. (DIA)   

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau