BLORA, JUMAT - Setiap sekolah lanjutan tingkat atas di Kabupaten Blora akan mengumumkan dan menerimakan hasil Ujian Nasional atau UN Tahun Ajaran 2007/2008 hanya kepada orangtua siswa, Sabtu (14/6) pukul 10.00. Untuk itu, para siswa tidak boleh datang dan berada di luar sekolah.
"Mereka juga dilarang berkonvoi dan corat-coret baju seragam. Jika hal itu terjadi, sekolah dan kepolisian akan membina para pelakunya," kata Kepala Subdinas Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Marsono di Blora, Jumat (13/6).
Menurut Marsono, peraturan itu sudah menjadi kesepakatan setiap kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora. Dalam rapat koordinasi bersama itu, Kepolisian Resor Blora juga memberi masukan bahwa pengumuman UN itu bersamaan dengan kampanye terbuka pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bibit-Rustri.
Demi keamanan dan kenyamanan, lanjut dia, para siswa sebaiknya tinggal di rumah saja. Setiap sekolah juga sudah meminta para orangtua siswa agar tidak mengizinkan anak-anaknya menggunakan kendaraan pada hari pengumuman.
Selain itu, Marsono meng atakan para siswa yang tidak lulus dapat mengikuti Kejar Paket C. Mereka bisa mendaftar pada Senin pekan depan.
Secara terpisah, Kepala Kepolisian Resor Blora Ajun Komisaris Besar Polisi Umar Faroq mengatakan Kesatuan Polisi Lalu Lintas Polres Blora telah menyiapkan personil untuk mengantisipasi konvoi kendaraan. Mereka akan berupaya mencegah konvoi yang mengganggu ketertiban lalu lintas.
Jika hal itu terjadi, kepolisian akan memecah dan mengarahkan konvoi. Kepolisian juga akan membina para pelaku konvoi itu, kata dia.
Kepolisian, lanjut Umar, juga berencana merazia dan menilang kendaraan-kendaraan konvoi yang tidak sesuai dengan persyaratan. Untuk itu, ia berharap agar para siswa lebih baik tidak berkonvoi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang