SANGATTA, MINGGU - Putra sulung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Lettu (Inf) Agus Harry Murti, selaku Perwira Seksi Operasi (Pasie-ops) Yon Infanteri (Yonif) 305 Kostrad, Karawang, Jawa Barat, ikut mendengarkan paparan mengenai Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2008. Paparan Latgab 2008 yang dilakukan oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksamana Madya, Tedjo Edhy Purdijatno, dilakukan di ball room KRI Dr Soeharso-990, Minggu (15/6) waktu setempat.
Presiden Yudhoyono duduk di meja paling depan bersama Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Menko Politik Hukum dan Keamanan Widodo AS dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi. Di sebelah kanan meja Presiden, duduk Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sjamsir Siregar dan Kepala Polri Jenderal (Pol) Sutanto beserta kepala Staf TNI lainnya.
Di baris kedua setelah meja Presiden, duduk berputar mantan Panglima TNI Jenderal Djoko Suyanto,yang didampingi Ketua Komisi I DPR Theo Sambuaga dan beberapa anggota DPR lainnya. Di meja baris terakhir duduk para Gubernur se-Kalimantan beserta Juru Bicara Andi Mallarangeng dan putra Presiden.
Sebelum memulai paparan, Presiden Yudhoyono sempat berkomentar bahwa suasana di ruangan ball room KRI Dr Soeharso-990 ini, tidak seperti di kapal. "Ini seperti saya waktu ikut KTT OKI di Senegal. Meskipun di kapal, akan tetapi suasanya tidak seperti di kapal. Mewah sekali," ujar Presiden.
Melihat pers yang mengambil gambar, Presiden minta disiapkan T2, yaitu makanan kaleng khusus untuk prajurit yang ada di lapangan. "Wartawan biar ikut merasakan makanan tentara," ujarnya. Panglima TNI sebelum memberikan pengantar paparan Latgab TNI menyebut hampir semua pejabat yang hadir dalam paparan tersebut, termasuk para Gubernur Kalimantan. Namun, entah lupa, Panglima TNI tak menyebut Kepala Polri Sutanto yang hadir dengan seragam lengkap Polri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang