Ragunan Tetap Menarik Tanpa Acara Khusus Liburan

Kompas.com - 16/06/2008, 13:01 WIB

JAKARTA,SENIN - Meski tidak memiliki acara khusus untuk menyambut liburan sekolah pada bulan Juni dan Juli ini, Kebun Binatang Ragunan tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pengunjung yang akan datang selama musim liburan. Staf Humas Ragunan Wahyudi Bambang, Senin (16/6), mengatakan, persiapan utama yang sedang dilakukan Ragunan menjelang liburan adalah antisipasi terhadap jumlah pengunjung yang diperkirakan akan melonjak 30-50 persen dari bulan-bulan biasanya, misalnya dengan menambah jumlah petugas loket dengan memperbantukan pegawai-pegawai internal.

"Mungkin untuk pelonjakan yang cukup tinggi kami akan merekrut petugas-petugas kami yang ada di perawat-perawat satwa atau staf-staf kantor lain, seperti pada hari Minggu atau liburan," ujar Bambang. 

Menurut dia, Ragunan tidak memiliki target jumlah pengunjung pada musim liburan, namun target pengunjung per tahun. Pada tahun 2007, jumlah pengunjung Ragunan menembus angka tiga juta. Pada liburan Juni-Juli 2007, jumlah pengunjung mencapai angka 772.477 orang dan Bambang berharap tahun ini dapat melebihi angka itu.

Bambang mengaku optimistis mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang cukup lemah saat ini, namun masih memerlukan sarana hiburan dan rekreasi. Ragunan tidak pernah berniat menaikkan harga tiket masuk. Tiket masuk Ragunan masih bercokol di angka Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak sejak tahun 2006.

"Menurut analisis saya, dalam kondisi yang seperti ini (inflasi), tempat rekreasi pun berlomba-lomba menaikkan harga tiket. Sementara itu Ragunan tidak, mungkin itu sebabnya mereka masih melihat (harg masuk) Ragunan masih terjangkau," tutur Bambang.

Saat ini, terdapat 270 jenis dan 3.500 koleksi satwa di atas lahan dengan luas lebih dari 30 hektar ini. Menurut Bambang, binatang yang tetap menjadi primadona bagi pengunjung adalah gorila. Oleh karena itu, Pusat Primata Schmutzer adalah tempat favorit pengunjung Ragunan, meski harus membayar Rp 5.000 lagi untuk masuk ke area ini.

Saat ini, terdapat tiga gorila jantan di Pusat Primata Schmutzer. Gorila-gorila asli Afrika ini didatangkan dari salah satu kebun binatang di Inggris. Selain itu, jadwal buka dan tutup serta acara reguler yang diselenggarakan tetap sama dengan hari-hari biasa. Ragunan buka pukul 07.00 dan tutup pada pukul 18.00.

Acara-acara reguler yang tetap diselenggarakan di musim liburan ini adalah Primate Feeding Time, setiap pukul 12.00, 14.00 dan 16.00, juga pentas satwa, kereta wisata keliling, outbond, education service, dan pemutaran film satwa. Acara yang diseenggarakan mingguan atau setiap hari libur meliputi Animals Feeding Time, Touch and Feel The Tame Animal, kuda tunggang, gajah tunggang, onta tunggang dan kuda bendi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau