JAKARTA, SENIN - Sejumlah mahasiswa dan masyarakat tani yang tergabung dalam Forum Peduli Bangsa (FPB) menggelar aksi damai di depan pintu masuk Gedung A Departemen Pertanian, Senin (16/6).
Dalam aksi ini, mereka menyatakan sikap tegasnya menolak impor daging sapi dari negara-negara yang ternaknya tercemar penyakit sapi gila. Mereka juga menuntut untuk menyelidiki, menangkap dan mengadili oknum Departemen Pertanian dan importir daging yang telah melanggar yang melegalkan praktek impor daging sapi asal Amerika dan Kanada, yang terindikasi penyakit sapi gila.
Dalam pernyataan sikap tertulisnya, FPB menilai pemerintah telah memberikan kelonggaran untuk impor produk ruminansia (sapi dan kerbau) seperti daging tanpa tulang dan Meat and Bone Meal (MBM) dari negara terjangkit penyakit sapi gila melalui Peraturan Menteri Pertanian No.482/Kpts/PD.620/9/2006 tanggal 22 Agustus 2006 tentang Pemasukan Ternak Ruminansia dan Produknya dari Negara atau Bagian Negara (zone) Terjangkit Penyakit Bovine Spongiform Encephalopaty (BSE) atau penyakit sapi gila ke dalam wilayah RI. Hingga berita ini diturunkan, sepuluh perwakilan mahasiswa diterima oleh pihak Departemen Pertanian.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang