BI Intervensi, Rupiah di Bawah 9.300

Kompas.com - 17/06/2008, 18:02 WIB

JAKARTA,SELASA - Rupiah  Selasa (16/6) sore menguat sehingga di bawah level Rp 9.300 per dollar AS, karena aktifnya Bank Indonesia (BI) bermain di pasar melakukan intervensi pasar. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada dikisaran Rp9.295/9.298 per dollar AS. "Intervensi BI ke pasar dinilai cukup efektif, sehingga rupiah terus menguat," kata Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara Tbk, Rully Nova, seperti dikutip Antara di Jakarta.

Menurut dia, BI menginginkan rupiah berada di bawah angka Rp 9.300 per dollar AS, karena mata uang lokal itu apabila berada dibawah angka itu dinilai cukup aman. .

Ia mengatakan, menguat rupiah didukung setelah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menaikkan suku bunganya dari 8,25 persen menjadi 8,50 persen. "Kenaikan suku bunga LPS itu merupakan faktor utama yang memicu rupiah naik yang didukung oleh membaiknya bursa saham regional," ujarnya.

Kenaikan bunga LPS yang dipicu oleh naik suku bunga acuan (BI Rate) diperkirakan akan mendorong investor asing aktif menempatkan dananya di pasar domestik. "Sejumlah investor dari kawasan Timur Tengah juga telah melakukan berbagai investasi terutama di sektor perbankan," katanya.

Selain itu, 28 analis perbankan dan fund manager dari Australia melakukan road show Ke Indonesia untuk menjajaki lebih jauh investasi, setelah membuat bank patungan dengan Panin Bank. "Kami optimis pertumbuhan ekonomi nasional akan tumbuh dengan cepat, melihat tingginya minat investor asing menempatkan dananya di dalam negeri," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau