Marcell Siahaan-Dewi Lestari, Pisah Rumah?

Kompas.com - 17/06/2008, 19:20 WIB

JAKARTA, SELASA - Hubungan rumah tangga Dewi Lestari dengan Marcell Siahaan dikabarkan tengah dalam kondisi di ujung tanduk.

Bahkan keduanya dikabarkan telah pisah rumah sejak beberapa bulan ini. Marcell kini lebih banyak menetap di Jakarta, sementara Dee --begitu penulis novel Supernova itu disapa-- memilih tinggal di Bandung bersama anaknya, Keenan Sidharta, yang genap berusia 3 tahun pada Agustus mendatang.

Dikonfirmasi mengenai kebenaran kabar tersebut, Marcell yang ditemui usai syuting acara Manikustik (Astro Xpresi) di Studio Erwin Gutawa, di jalan Antasari, Jakarta Selatan, Selasa (17/6) menampik kabar tersebut.

"Gosip itu pastinya tidak benar. Kalau pun saya sekarang lebih banyak di Jakarta, itu karena saya lagi punya kerjaan di sini," bantahnya.

Menurut pelantun Semusim itu, kondisi inilah yang membuatnya harus berpisah untuk beberapa saat dari istri dan anak semata wayangnya itu. "Kita sih sudah seperti sahabat, kita sudah sama-sama mengerti dan tahu dengan kesibukkan kita masing-masing," katanya.

Ketika ditanya apakah Marcell merasa terganggu leh gosip semacam ini, dia dengan enteng mengatakan, "Ah saya sih sudah kebal." Seolah ingin membantah kabar yang beredar, Marcell pun mengaku bahwa dia dan Dewi berencana menetap di Jakarta.

"Rumah saya kan ada dua. Di Jakarta dan di Bandung. Rencananya, kita akan boyong Keenan ke Jakarta," ujarnya.

Di singgung soal pekerjaan yang tengah digarapnya, Marcell mengaku tengah berencana mendirikan grup band beraliran Heavy Metal. "Nama bandnya Krakn. Di sini aku bikin proyek bareng Coki, personelnya Netral. Di sini aku main drum, penyanyi, produser dan song writer. Ini proyek iseng-iseng. Ada perangkat ide yang harus dikeluarkan dari kepala," katanya. (EKO HENDRAWAN SOFYAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau