Mari Berlatih Melepas Stres

Kompas.com - 18/06/2008, 10:47 WIB

Hidup selalu "dikejar" tuntutan pekerjaan. Senewen, frustrasi, duh, pokoknya stres. Lalu, bagaimana agar bisa berdamai dengan stres?

Banyak faktor yang menyebabkan stres. Menurut Reza Gunawan, praktisi penyembuhan holistik, stres sebenarnya disebabkan oleh penyesalan, rasa bersalah, dendam, serta ada rasa tak rela. "Perasaan cemas, ketakutan, serta harapan yang tidak realistis juga menyebabkan kita stres," ujarnya.

Dampak dari stres tak hanya memengaruhi emosi saja, lho, tapi juga kesehatan fisik. Itu sebabnya, stres sering disebut sebagai the silent killer. Oleh karena itu, bila stres sudah menghampiri, kita perlu mengelolanya agar tidak berakibat negatif. Caranya, menurut Reza, adalah dengan hidup di saat ini.

"Cobalah untuk hidup di sini-kini. Bebaskan diri dari penjara pikiran kenangan dan khayalan, yaitu pikiran akan masa lalu dan kekhawatiran akan masa depan. Yang kita hadapi adalah hari ini, saat ini," kata pendiri True Nature Holistic Healing ini.

Agar perhatian kita bisa berada di "sini-kini", cara untuk mencapainya, terang Reza, adalah dengan bernapas. "Ada metode napas 478 untuk rileks," katanya. Metode ini, imbuh Reza, banyak dipakai oleh praktisi kesehatan sebagai pengganti obat penenang.

Pertama, pejamkan kedua mata, kemudian hirup napas melalui hidung dengan lembut sebanyak empat hitungan dalam hati. Tahan napas selama tujuh hitungan. Ketika menahan napas, seluruh tubuh tetap rileks. Kemudian, hembuskan napas melalui mulut selama 8 hitungan dengan membisikkan bunyi "HA" dari mulut. Lakukan beberapa kali dalam hitungan yang teratur.

Bagaimana jika masalahnya terlalu besar dan hati masih tetap belum plong, meski sudah berlatih napas? Ada tahapan lagi untuk melepas stres. Langkah pertama adalah tentukan skala stres Anda terhadap masalah tertentu dengan angka 0-10.

Langkah kedua, pikirkan salah satu masalah yang paling membuat Anda stres. Lalu pejamkan mata dan sentuh dahi Anda (sedikit di atas alis). Rasakan hati Anda, tetaplah bernapas, dan tunggu hingga denyutnya merata. Ketika pikiran Anda mulai melayang dan hati lebih ringan, maka Anda sudah selesai.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau