Kido/Hendra Lolos, Luluk/Alvent Tumbang

Kompas.com - 19/06/2008, 20:46 WIB

JAKARTA, KAMIS - Unggula pertama Markis Kido/Hendra Setiawan lolos ke babak perempat final meski memang susah payah di babak kedua, Kamis (19/6). Markis/Hendra mengalahkan pasangan Malaysia Chan Chong Ming/Chew Choon Eng dalam pertandingan di Istora Gelora Bung Karno.

Pasangan muda Malasyia tersebut mampu memaksa peringkat satu dunia tersebut bermain rubber set sebelum akhirnya menang 21-12 17-21 21-6. Pada game pertama Markis/Hendra tampil tidak mengkhawatirkan. Mereka mampu mendikte pasangan muda Malaysia tersebut dan menang 21-12. Namun pasangan Malaysia tersebut tampaknya mampu membaca titik lemah pasangan Indonesia.

Hendra Setiawan yang baru saja sembuh dari penyakit typhus memang tampil tidak maksimal. Pukulan-pukulannya sering menyangkut di net dan mudah dikembalikan oleh pasangan Malaysia. Markis/Hendra menyerah 17-21. Di game ketiga, Markis/Hendra seperti kehilangan touch.

Pukulan-pukulan smash Hendra banyak yang menyangkut net. Sementara netting Markis pun banyak yang tidak berjalan. Setelah berjalan ketat, Markis/Hendra menang 21-16. Usia pertandingan, Hendra Setiawan mengaku memang belum pulih dari sakit typhus yang dideritanya. Apalagi mnenurutnya, lutut Markis Kido sempat terasa sakit dalam pertandingan ini.

"Game kedua sengaja kami lepas karena memang tenaga kami tidak maksimal. Game ketiga pun sebenarnya kami bermain lebih kendor," kata Hendra. Tentang cedera Markis Kido, menurut Hendra tidak bermasalah. "Besok ia pasti dapat bermain," katanya.

Di babak pertama, Markis/Hendra menyingkirkan pasangan Malaysia, Gan Teik Chai/Lin Woon Fui 21-16 21-17. Sementara dalam partai ganda putera lainnya, unggulan 3 Alvent Yulianto Chandra/Luluk Hadiyanto kandas di tangan pasangan Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Kwon Yi Goo. Luluk/Alvent menyerah rubber game 17-21 21-18 17-21. (M11-08)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau