JAKARTA,JUMAT - Pergerakan Kaum Muda Indonesia Untuk Pembersihan Kejagung yang menggelar aksi singkat selama kurang lebih setengah jam di depan Gedung Utama Kejaksaan Agung ternyata bertujuan untuk menyerahkan sebuah sapu lidi untuk Jamwas.
Sapu lidi ini secara simbolik dimaksudkan untuk menjadi semangat Jamwas menyelenggarakan pemeriksaan terhadap beberapa Jaksa Agung Muda yang disebut-sebut terlibat dalam kasus suap Jaksa Urip Tri Gunawan.
Peserta aksi juga membawa poster-poster dan menyanyikan lagu 'Ketauan' yang dipopulerkan oleh grup musik Matta Band namun diganti liriknya.
Demikian lirik yang dinyanyikan:
Poster-poster yang mereka bawa juga bernada menyindir, di antaranya bertuliskan: "Biro Jasa Kejagung: Melayani Perkara Korupsi, BLBI, ilegal logging, ilegal fishing, dll" ; "'Kring, kring, ini Ayin nih Bang. Temenin kite donk di sel"; "Hendarman Mundur? Ya iya lah, masa ya iya dong, apalagi ya iya sich!"; "Hendarman kapan mundurnya? Ntar kabar-kabarin ya. Ditunggu loh!".
Aksi kreatif dan berlangsung damai ini kemudian diakhiri dengan pengumpulan sampah-sampah kertas yang mereka bawa tadi yang tersebar di luar pagar halaman Kejagung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang