Rustriningsih akan Hadiri Pemakaman Fauzi

Kompas.com - 21/06/2008, 08:44 WIB

KEBUMEN, SABTU - Jenazah Maftuh Fauzi, mahasiswa Universitas Nasional (Unas) yang meninggal di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta dimakamkan di Kebumen, Jawa Tengah siang ini.
     
"Asal dia (Maftuh Fauzi) dari sini," kata Kepala Bidang Komunikasi dan Pameran Badan Informasi Komunikasi dan Pengelolaan Data Elektronik Pemerintah Kabupaten Kebumen, Adi Nugroho, di Kebumen, Sabtu.
     
Fauzi adalah salah satu korban insiden di depan kampus Unas (24/5) yang pernah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Usai mendapatkan penangguhan penahanan, dia dirawat di RS UKI. Namun, karena kondisi makin parah, dia dirujuk ke RSPP (18/6) dan meninggal dunia pada hari Jumat (20/6).
     
Pihak rumah sakit menerangkan bahwa Maftuh meninggal sekitar pukul 11.30 WIB bukan karena kekerasan, tetapi infeksi sistemik dalam tubuh.
     
Adi mengatakan, jenazah Maftuh yang mahasiswa jurusan Sastra Inggris angkatan 2003 itu tiba di kampung halamannya di Desa Adikarto, Kecamatan Adimulyo, Kebumen Jumat (20/6) sekitar pukul 24.00 WIB. Sabtu (21/6) sekitar pukul 10.00 WIB jenazah dimakamkan di pekuburan umum Jalan Raya Petanahan, Desa Adikarto.
     
"Bu Rustriningsih (Bupati Kebumen yang juga calon Wagub Jateng) akan menghadiri pemakaman itu," kata Adi Nugroho.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau