ROMA, SELASA - Kiprah Roberto Donadoni bersama tim nasional Italia sudah tamat. Menurut laporan BBC Sport, Selasa (24/6), mantan pelatih Livorno tersebut sudah dipecat karena dia dinilai gagal membawa Azzurri menembus minimal babak semifinal Piala Eropa 2008, setelah kalah adu penalti melawan Spanyol.
Memang belum ada konfirmasi resmi dari federasi sepakbola Italia (FIGC). Namun diyakini, keputusan tersebut sudah diambil dan sebentar lagi Marcello Lippi akan mengisi kekosongan kursi pelatih Azzurri.
Sebelum putaran final Piala Eropa 2008 dimulai, Donadoni sudah menandatangani perpanjangan kontrak selama dua tahun hingga 2010 nanti. Namun ada sebuah klausul di dalam kontrak tersebut yang mengatakan bahwa dia akan tetap dipecat bila Italia gagal menembus babak semifinal.
Meskipun demikian, Donadoni sempat menolak untuk lengser saat mereka kalah dalam drama adu penalti lawan Spanyol. Mantan pemain AC Milan tersebut menegaskan, dirinya akan mundur jika mendapat desakan.
"Meletakkan jabatan? Hal itu tak pernah ada di dalam otakku. Saya tak punya alasan untuk melakukan hal tersebut, karena kami hanya kalah lewat adu penalti. Kamu tak bisa mengatakan bekerja jika menang dan tak bekerja ketika kalah lewat adu penalti. Kami akan berbicara dan memutuskannya," ungkap Donadoni usai laga lawan Spanyol.
Namun Presiden FIGC, Giancarlo Abete, menegaskan bahwa mereka akan membuat sebuah keputusan dalam pekan ini.
"Dalam beberapa hari ke depan, kami akan mengevaluasi hasil yang telah diraih, dan kami kami akan membuat sebuah keputusan tentang ini. Kami terlebih dulu harus diskusi untuk melihat apa yang akan terjadi," jelas Abete.
Donadoni ditunjuk jadi pelatih setelah Lippi mundur dari jabatannya usai membawa Italia jadi juara Piala Dunia 2006 yang berlangsung di Jerman. Namun selama bertugas, dia sering mendapatkan tekanan, baik dari media maupun publik.
Kini, Italia berusaha "merayu" lagi Lippi agar bersedia kembali menangani Azzurri yang akan mempersiapkan diri menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia 2010. FIGC berharap, pelatih berambut putih itu bisa mengangkat kembali prestasi negeri pizza tersebut. (GL/LOU)