Obat Kuat untuk Hendarman dari Si Cantik

Kompas.com - 25/06/2008, 13:55 WIB

JAKARTA, RABU - Enam orang wanita berparas cantik, berkemeja putih dan celana jins, terlihat di pelataran Gedung Nusantara II DPR, Rabu (25/6) siang. Mereka mengaku tergabung dalam Solidaritas Wanita Entaskan Korupsi dan Suap Indonesia (SWEKSI).

Saat ditanya maksud kedatangan mereka, mereka hanya membagikan selebaran kepada para wartawan. Selebaran itu berisikan keprihatinan kaum wanita yang mendambakan penegakan hukum menjadi panglima di negeri ini. Lalu, apa isi sebuah keranjang kecil yang dikemas apik di tangan mereka? "Ini obat kuat mau dikasih ke Pak Jaksa Agung," kata Amel, salah satu wanita yang membawa keranjang.

Di dalam keranjang tersebut terdapat beberapa sachet dan beberapa kotak obat kuat berbagai merek. Kenapa obat kuat? Tak ada yang menjawab. Namun, pada selebaran yang dibagikan tertulis: Kami mendambakan sosok figur yang macho, kuat, gagah perkasa dalam pemberantasan korupsi dan suap yang terjadi di Kejaksaan Agung dan lembaga hukum lainnya. Karenanya, kami membawa suplemen dan vitamin agar pemberantasan korupsi dan suap dapat segera dientaskan dari negeri tercinta ini sehingga kami dapat bahagia karena harga-harga menjadi terjangkau. Jika masih lemah dan tidak perkasa, lebih baik mundur saja digantikan oleh yang lebih pemberani dan gagah perkasa.

Tetapi, niat mereka memberikan bingkisan tersebut urung dilakukan. Beberapa petugas Pamdal DPR melarang para wanita itu naik ke Lantai 2 Gedung Nusantara II, tempat ruang Komisi III yang digunakan Jaksa Agung Hendarman Supandji dan Komisi III melakukan rapat kerja sejak pagi tadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau