Buku Elektronik Belum Populer

Kompas.com - 26/06/2008, 12:05 WIB

MAKASSAR, KAMIS - Keberadaan website buku sekolah elektronik yang bisa didownload masyarakat secara gratis belum sepenuhnya diketahui guru-guru. Mereka berharap supaya buku-buku teks online yang disediakan pemerintah itu tidak hanya mengutamakan mata pelajaran yang masuk dalam ujian nasional.

"Saya belum pernah mencoba buka di internet soal buku sekolah elektronik yang disediakan pemerintah. Saya berharap buku-buku untuk SMK juga diperhatikan," kata Ika, guru SMKN 1 Laguboti, Sumatera Utara di sela-sela pelaksanaan Lomba Keterampilan Siswa SMK Tingkat Nasional XVI di Makassar, Kamis (26/6). Menurut Ika, selama ini guru SMK juga memakai buku-buku keterampilan di bidang kejuruan masing-masing, salah satunya yang direkomendasikan Departemen Pendidikan Nasional.

"Jika buku-buku SMK yang spesifik sesuai kejuruannya juga bisa disediakan secara online tentu sangat bagus. Kan, bisa jadi buku teks yang murah juga buat siswa," kata Ika.Nurizan, guru SMK Tunas Bakti, Pekanbaru, mengatkan belum mencoba untuk mengakses buku sekolah elektronik. Namun, guru di bidang pekerja sosial ini menyambut baik upaya pemerintah menyediakan buku teks gratis di internet.

Nurizam mengharapkan pemerintah tidak hanya menyediakan buku online yang masuk dalam ujian nasional (UN) saja. Buku-buku yang mengajarkan kompetensi siswa SMK juga perlu disediakan. Pasalnya, guru memerlukan bahan ajar yang beragam untuk bisa membuat modul yang sesuai kebutuhan siswa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau