BALIKPAPAN, KAMIS - Panitia Sub Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Kota Balikpapan menyiapkan 25 reporter, lima redaktur dan 60 operator IT. "Para reporter ini akan kita taruh di seluruh venue (tempat pertandingan) dan media center," kata Koordinator bidang Infokom Sub PB PON Kota Balikpapan, Doortje Marpaung di Balikpapan, Kamis (26/6).
Menurut Doortje, satu reporter didampingi satu operator IT, yang bekerjanya per shift, tiap hari dibagi atas tiga shift. "Tiap-tiap venue dan media center disiapkan komputer, seluruhnya berjumlah 46 unit komputer," ujar Doortje.
Pada PON XVII/2008 di Kaltim, mulai tanggal 5-17 Juli mendatang, Balikpapan memperoleh jatah 10 cabor, yakni wushu, golf, menembak, squash, tenis, angkat berat/angkat besi, binaraga, dayung, drumband dan tarung drajat.
Seluruh venue dan media center juga dilengkapi dengan sarana hot spot, untuk melancarkan pengiriman berita para jurnalis yang melakukan peliputan. "Kita sudah melakukan uji coba pengiriman berita dari media center di Balikpapan ke media center PB PON di Samarinda dan berhasil," ungkap Doortje.
Ia mengimbau pula, kepada seluruh jajaran pers lokal maupun nasional untuk mendaftarkan identitas diri di bagian humas pemkot Balikpapan untuk memudahkan ketika ikut dalam peliputan PON nanti. "Kami imbau kepada wartawan TV, cetak, radio untuk segera daftar untuk mendapatkan kartu pers untuk bisa meliput pelaksanaan PON nanti," kata Doortje.
Dengan persyaratannya yakni identitas diri asal media mana, wartawan kategori apa dan mengumpulkan foto ukuran 3x4 berwarna.
Dalam kartu pers tersebut ada beberapa lokasi yang tidak bisa dimasuki oleh pers antara lain VVIP atau VIP dan ruang makan atlet, sedangkan yang diperbolehkan ialah media center, nasional broadcasting center, arena pertandingan dan ruang administrasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang