NEW YORK, SABTU - Nilai saham di bursa Wall Street New York terus tertekan hingga menutup transaksi pekan ini dengan catatan merosotnya indeks industrial Dow Jones lebih dari 100 poin. Anjloknya indeks Dow Jones diantaranya berlangsung saat terdapat eskalasi kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga minyak dunia.
"Pasar merespon transaksi saham dengan kekhawatiran," kata Alexander Paris, ekonom dan analis pasar Barrington Research yang berbasis di Chicago. "Saya rasa terdapat imbas sentimen negatif pasar, tetapi pertanyaannya adalah sampai kapan sentimen ini akan berlangsung. Hal ini hampir sama halnya dengan gejolak sektor teknologi pada tahun 2000 saat pemulihan kepercayaan pasar sulit kembali bangkit," jelasnya.
Indeks Dow Jones turun 106,91 poin atau 0,93 persen serta ditutup pada 11.346,51. Indeks blue chip tersebut sempat turun 19.9 persen pada saat ditutup dari rekor tertingginya pada 14.164,53 bulan Oktober 2007. Sementara indeks gabungan Nasdaq turun 5,74 poin atau 0,25 persen serta ditutup pada 2.315,63.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang