PKNU tak Lolos Verifikasi Faktual di Ende

Kompas.com - 29/06/2008, 23:31 WIB

ENDE, MINGGU - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ende, di Flores, Nusa Tenggara Timur telah melakukan verifikasi faktual terhadap 24 partai politik atau parpol peserta pemilihan umum 2009.

Sebanyak 23 parpol dinyatakan memenuhi syarat verifikasi, sementara satu parpol tak lolos verifikasi, yakni Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU). PKNU dinilai tak dapat memenuhi dua syarat, selain tak mampu menunjukkan sejumlah pengurus inti, jumlah anggota partai ini juga tak sesuai dengan angka yang dilaporkan kepada KPU.

"Dalam dokumen yang dilaporkan, anggota PKNU di Ende sebanyak 318 orang. Kami memverifikasi dengan sampel 10 persen atau 31 orang. Tapi ternyata waktu verifikasi berlangsung, jumlah anggota yang hadir di kantor DPC tak sampai 31 orang," kata Ketua KPU Kabupaten Ende Fransiskus AR Senda, Minggu (29/6), di Ende.

"Begitu pula ketika kami memverifikasi pengurus inti PKNU, sekretaris, maupun bendahara tak hadir," ujar Senda menambahkan.

Sementara itu ketika dikonfirmasi Ketua DPC PKNU Kabupaten Ende Chistoforus Resi menjelaskan, ketika dilakukan verifikasi oleh tim dari KPU setempat, Rabu (25/6) lalu, anggota partai yang berkumpul di sekretariat hanya 27 orang.   

Karena berbagai kendala, beberapa anggota yang di pedalaman tak bisa berkumpul di kota waktu dilakukan verifikasi. "Ada yang baru tiba sore hari, tapi proses verifikasi telah dilakukan. Dan pengurus inti yang tak hadir waktu verifikasi adalah dari dewan syuro, sementara dari Dewan Tanfidz semua hadir," kata Chistoforus.

Sementara itu yang sebelumnya justru diperkirakan Partai Reformasi yang tak lolos verifikasi, ternyata partai itu malah lolos. Pasalnya, pada Rabu lalu pengurus DPC Partai Reformasi Kabupaten Ende belum menyerahkan data kepada KPU setempat untuk diverifikasi. Pengurus partai itu pada hari Kamis (26/6), hari terakhir verifikasi baru menyerahkan data, dan pengurus partai tersebut juga dapat menunjukkan bukti-bukti sesuai dengan dokumen yang dilaporkan ke KPU.

 

 

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau