Masih menawarkan TV sebagai fasilitas unggulan, yang ini pun mempersembahkan layar super lega untuk menonton. Sinyal tidak menemukan tombol pintas TV, tetapi setidaknya navigasi kanan di-default untuk itu. Catat: setting pintasan navigasi masih dapat diubah dari Settings > Phone Setup > Dedicated key. Ketika terbuka, layar otomatis dalam posisi portrait. Selain icon dalam layar, kita bisa manfaatkan navigasi dan keypad untuk mengendalikannya. Antara lain navigasi atas-bawah untuk geser saluran dan kiri-kanan untuk volume, keypad sesuai nomor saluran yang sudah disetel, serta * untuk fullscreen. Setting TV di sini minimalis: hanya Select Area, Channel List dan Auto Search. Antena ada di ujung kanan bawah (ponsel vertikal). Bila biasanya kita membuka menu utama dengan memencet tombol menu kiri, di sini beda. Tombol menu kiri berganti fungsi menjadi tombol Call 2. Menu utama dibuka dengan tombol tengah navigasi. Nah, perhatikan kedua tombol Call. Yang bawah, Call dengan satu palang, dipakai untuk menelepon dengan GSM 1; yang atas, Call dengan dua palang, dipakai untuk menelepon dengan GSM 2. Bila salah satu kartu agak jarang kita gunakan, nonaktifkan saja dari Settings > Dual Phone Setting > Auto Power On Phone2 atau Manually Power On/Off Phone2. Bila batere dikeluarkan, kita bisa lihat bahwa masing-masing slot punya tanda; kiri-vertikal bertanda SIM 1, kanan-horisontal bertanda SIM 2. Di layar, kita bisa kenali dari nomor yang muncul di belakang nama operator. Menambah kesenangan bertelepon, ada Caller Picture, Caller Ring Tone, Caller Video, dan Flight Mode. Saat ponsel terhubung ke PC, ada 3 opsi yang bisa dipilih untuk dipakai, yaitu untuk mass storage, webcam atau COM port (yang biasa dipakai untuk modem internet). Slot MicroSD di atas SIM 2 sudah terisi kartu berkapasitas 256MB. Perhatikan, ponsel ini punya 2 kamera; satu di belakang, satu lagi di kanan atas layar. Kedua kamera ini berfungsi, tetapi hanya Camera yang bisa menggunakan keduanya; Video Recorder hanya memakai kamera belakang. Ketika membuka Camera, yang otomatis aktif adalah kamera belakang. Kita bisa pindah ke kamera depan dengan mengetuk icon bergambar 2 kamera; icon ini ada di ujung bawah deretan icon. Foto bisa dijepret dengan resolusi maksimal 1280x1024; sementara video bisa direkam No Limit, alias sepanjang-panjangnya dan sebesar-besarnya kapasitas yang tersedia. Secara keseluruhan, setting tergolong standar. Ketika diputar di Video Player, videonya masih bisa difoto lagi dengan mengetuk icon bergambar kamera; icon ini letaknya ke-dua dari kiri. Yang langsung menarik perhatian dari penampilan seri ini adalah gambar apel yang mirip logo Apple, pembuat komputer yang juga dikenal dengan iPhone. Permukaan mengilap yang mudah menyimpan jejak-jejak jempol lumayan tersamar dengan warna casing yang hitam. Bodi ponsel memang bongsor. Tetapi ponsel ini relatif masih enteng ditenteng dibanding ponsel-ponsel bongsor sejenis. Hanya, mereka yang bergenggaman imut pastinya tetap protes karena terlalu besar untuk digenggam. DENGAN KATA LAIN... Ponsel TV, dan dobel GSM, yang nyaman untuk mata.
PLUS : TV-Radio, GSM-GSM dual on. MINUS : Bodi bongsor. SPESIFIKASI Titan T999i Harga : Rp.2.050.000 Jaringan : Dual GSM 900/1800 MHz Bentuk : Bar Dimensi : 125x66x17 mm Bobot : 148 gram Batere : Li-Ion 3,7V 2500mAh Waktu siaga : sekitar 120 jam Waktu bicara : sekitar 2 jam Layar : 3,3”, TFT, 320x300 pixel Memori tambahan : MicroSD Konektivitas antar peranti : kabel data, Bluetooth Konektivitas internet : GPRS Kamera : VGA Ringtone : Polifonik Phonebook : 300 entri Messaging : SMS (Phone 300, Phone2 100), MMS Aplikasi : Analog TV, Image Viewer, Video Player, Audio Player, Sound Recorder, FM Radio, Game (Mahjong), Puzzle, Magicsushi), Stopwatch, Calendar, To Do List, Alarm, World Clock, Calculator, Unit Converter, Currency Converter, Health, E-Book Reader Isi paket : Charger + kabel, batere tambahan, headset, manual, kartu garansi