Kubu Muhaimin: Tak Ada Fakta Baru untuk Kasasi

Kompas.com - 30/06/2008, 16:15 WIB

JAKARTA,SENIN - Menanggapi rencana mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) yang akan ditempuh oleh kubu Gus Dur, kuasa hukum kubu Muhaimin Iskandar, Firman Wijaya menilai bahwa upaya tersebut adalah upaya yang sia-sia.

"Sebenarnya tidak ada fakta yang berubah menyangkut ini. (Jika kasasi pun), Diktum atau amar putusannya pasti akan seperti itu. Kami punya keyakinan karena tidak akan ada fakta-fakta baru yang diajukan dalam kasasi itu," ujar Firman usai pembacaan putusan di PN Jaksel, Senin (30/6).

Menurut Firman, alasan-alasan yang akan diajukan dalam kasasi hanyalah pengulangan fakta karena memang tidak ada fakta baru untuk memperkuat kasasi tersebut. Selain itu, pemeriksaan menyangkut fakta, dinilai Firman, tidak akan tunduk kepada pemeriksaan kasasi.

"Pasti MA tidak akan memeriksa persoalan-persoalan menyangkut fakta karena tidak mencakup materi pemeriksaan kasasi," tandasnya. Sebelumnya, kuasa hukum PKB kubu Gus Dur, Maulani Siburian mengaku tidak puas dengan hasil putusan majelis hakim karena dinilai tidak mempertimbangkan banyak bukti dan fakta secara menyeluruh. Atas ketidapuasannya itu, mereka berencana mengajukan kasasi ke MA secepatnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau