JAKARTA, SENIN - Ditangkapnya salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait dugaan penyimpangan anggaran Departemen Perhubungan (Dephub) menambah panjang daftar anggota DPR maupun mantan anggota DPR yang diduga terlibat dalam berbagai kasus korupsi.
Peristiwa tersebut tentu bisa menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi DPR. Tak heran, penangkapan terhadap anggota DPR oleh KPK disesalkan Ketua DPR Agung Laksono."Saya sangat sesalkan kok masih ada di tengah upaya pemberantasan korupsi dan juga berbagai sorotan publik soal korupsi," ujar Agung usai memberikan pengarahan kepada pengurus Partai Golkar terkait upaya memenangkan Pemilu 2009 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin malam (30/6).
Agung juga menambahkan penangkapan terhadap anggota DPR yang diduga berasal dari Fraksi Bintang Reformasi (FBR) tersebut menjadi pelajaran bagi anggota DPR dalam bertindak. Saat ini, pengawasan terhadap praktek-praktek korupsi sudah ketat dan canggih.
Tidak ada jalan lain bagi anggota Dewan, jelas Agung, selain berupaya menghindari perbuatan-perbuatan menyimpang yang berujung pada penahanan, sebagaimana terjadi pada Senin (30/6). Ia juga menegaskan bahwa DPR mendukung sepenuhnya upaya KPK dalam menuntaskan kasus korupsi yang melibatkan anggota DPR. (SMS)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang