JAKARTA, SELASA - Puluhan petugas penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mulai melakukan penggeledahan di gedung Departemen Perhubungan. Penggeledahan terkait dengan penangkapan anggota Komisi V DPR RI Bulian Royan. Sekitar 30 petugas tersebut dikerahkan di dua gedung utama Dephub yaitu Gedung Karya dan Gedung Karsa. Penyidikan dimulai sekitar pukul 17.15 wib hingga saat ini.
Setidaknya ada tiga lantai yang menjadi sasaran petugas KPK, di gedung Karsa ruangan kerja Direktur Jenderal Perhubungan Laut Effendi Batubara di lantai empat. Selain itu ada dua lantai gedung Karya yaitu lantai 12 dan lantai 13 ruang Direktorat Perhubungan Laut Dephub berada.
Penggeledahan di ruang tersebut dilakukan secara tertutup. PersdaNetwork yang sempat masuk di ruang tempat penyidikan pun diminta keluar oleh salah satu petugas KPK. Mereka menggeledah data-data yang ada di ruang tersebut. Mencari bukti keterlibatan dugaan suap yang dilakukan oleh salah satu pejabat di Dephub dengan Bulian Royan.
Sementara di lantai 13, wartawan hanya bisa melihat para petugas dari pintu kaca di kejauhan. Terlihat sejumlah petugas sedang membuka buka lembaran kertas di sejumlah meja karyawan, komputer-komputer dan televisi yang ada di situ.
Bulyan Royan tertangkap tangan di sebuah money changer di kawasan Plaza Senayan, Jakarta, Senin (30/6) lalu. Anggota Fraksi Bintang Reformasi ini terancam tuduhan suap terkait pengadaan kapal patroli di Dephub.
Sementara Kepala Pusat Komunikasi Dephub, Bambang Supriyadi Ervan mengatakan, pihak Dephub mempersilakan petugas KPK melakukan penydikan di gedung Dephub. Menurutnya, penggeledahan dilakukan sudah sesuai dengan prosedur hukum. "Ya kita persilakan KPK untuk memeriksa, karena sudah sesuai prosedur hukum," kata Bambang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang