KPK Geledah Gedung Dephub

Kompas.com - 01/07/2008, 19:23 WIB

JAKARTA, SELASA - Puluhan petugas penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mulai melakukan penggeledahan di gedung Departemen Perhubungan. Penggeledahan terkait dengan penangkapan anggota Komisi V DPR RI Bulian Royan. Sekitar 30 petugas tersebut dikerahkan di dua gedung utama Dephub yaitu Gedung Karya dan Gedung Karsa. Penyidikan dimulai sekitar pukul 17.15 wib hingga saat ini.

Setidaknya ada tiga lantai yang menjadi sasaran petugas KPK, di gedung Karsa ruangan kerja Direktur Jenderal Perhubungan Laut Effendi Batubara di lantai empat. Selain itu ada dua lantai gedung Karya yaitu lantai 12 dan lantai 13 ruang Direktorat Perhubungan Laut Dephub berada.

Penggeledahan di ruang tersebut dilakukan secara tertutup. PersdaNetwork yang sempat masuk di ruang tempat penyidikan pun diminta keluar oleh salah satu petugas KPK. Mereka menggeledah data-data yang ada di ruang tersebut. Mencari bukti keterlibatan dugaan suap yang dilakukan oleh salah satu pejabat di Dephub dengan Bulian Royan.

Sementara di lantai 13, wartawan hanya bisa melihat para petugas dari pintu kaca di kejauhan. Terlihat sejumlah petugas sedang membuka buka lembaran kertas di sejumlah meja karyawan, komputer-komputer dan televisi yang ada di situ.

Bulyan Royan tertangkap tangan di sebuah money changer di kawasan Plaza Senayan, Jakarta, Senin (30/6) lalu. Anggota Fraksi Bintang Reformasi ini terancam tuduhan suap terkait pengadaan kapal patroli di Dephub.

Sementara Kepala Pusat Komunikasi Dephub, Bambang Supriyadi Ervan mengatakan, pihak Dephub mempersilakan petugas KPK melakukan penydikan di gedung Dephub. Menurutnya, penggeledahan dilakukan sudah sesuai dengan prosedur hukum. "Ya kita persilakan KPK untuk memeriksa, karena sudah sesuai prosedur hukum," kata Bambang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau