Nadal Dekati Langkah Federer

Kompas.com - 03/07/2008, 02:44 WIB

LONDON, RABU - Trilogi pertemuan Rafael Nadal dan Roger Federer di final Wimbledon semakin mendekati kenyataan. Nadal yang diunggulkan di tempat kedua menyusul langkah Federer maju ke semifinal. Di perempat final, petenis Spanyol itu mengandaskan harapan tuan rumah, Andy Murray lewat permainan impresif yang berakhir dengan skor 6-3, 6-2, 6-4.

Penampilan Nadal kali ini semakin meyakinkan bahwa ia akan dapat mengalahkan Arnaud Clement atau Rainer Schuettler yang akan menjadi calon lawannya di semifinal, Jumat (4/7). Cedera yang sempat menghambatnya di pertandingan Sabtu (28/6) lalu seolah tak membekas saat berhadapan dengan Murray. Spesialis lapangan tanah liat itu itu bahkan menampilkan permainan yang makin matang di lapangan rumput.

Murray pun tak kuasa menghadapi pukulan keras dari Nadal yang mengarah akurat ke setiap jengkal lapangan. Murray bukan hanya mati kutu dengan penempatan bola seperti itu, melainkan juga kesulitan menemukan posisi raket yang pas untuk mengembalikan bola.

Di set pertama, Murray memang sempat memberi perlawanan dengan mempertahankan setiap servisnya. Namun, petenis peringkat ke-11 itu tak berkutik sejak memegang bola di game ketujuh. Permainan reli dari Nadal semakin tak terbendung di set kedua. Murray hanya dapat mengembalikan bola ke bidang tengah lapangan Nadal, sementara Nadal sendiri leluasa membidik bola ke lapangan kosong di seberang net. Ketika terjadi reli-reli panjang, Nadal bahkan kerap menyudahinya dengan forehand atau backhand mengentak ke garis belakang.

Murray yang mendapat dukungan dari penonton mencoba bangkit di set kedua, namun lagi-lagi ia gagal memperbaiki pukulannya. Pukulan forehand-nya beberapa kali menembus angin jauh di atas lapangan. Sorak-sorai penonton kali ini tak dapat membantunya keluar dari keadaan sulit yang terus berlangsung selama hampir dua jam tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau