Penumpang Tinggalkan Uang Receh 1 Juta Dollar

Kompas.com - 03/07/2008, 04:29 WIB

JAKARTA, KAMIS - Tahukah Anda dalam tiga tahun ada satu juta dollar uang receh (koin) yang terlupakan oleh para penumpang pesawat terbang ketika mereka diperiksa di bandara.

Anda pasti sudah terbiasa dengan pemeriksaan keamanan yang ketat, seperti membuka jaket, melepas sepatu, dan mengeluarkan barang-barang kecil dari kantong sebelum melewati pintu detektor.

Para penumpang, khususnya di Amerika Serikat, lupa mengambil barang-barang mereka lagi, terutama uang receh. Jumlah uang receh yang terlupakan oleh para penumpang di berbagai bandara AS jumlahnya lebih dari satu juta dollar selama tiga tahun terakhir. Badan Administrasi Transportasi Amerika Serikat (TSA) mengumpulkan dana tersebut sejak tahun 2004.

Ketika itu pihak berwenang berhasil membujuk Kongres untuk menggunakan uang tersebut guna membiayai pengamanan bandar udara meskipun sebenarnya para penumpang sudah membayar biaya tambahan keamanan yang diperlukan, sejak serangan 11 September.

Tidak seorang pun di TSA yang tahu persis mengapa begitu banyak uang receh yang tidak diambil lagi oleh penumpang setelah mereka diperiksa. Kemungkinan mereka terburu-buru, tidak melihat, atau lupa karena kebanyakan koin sen Amerika warnanya sama dengan kantong plastik yang digunakan.

Teori lain mengatakan, banyak penumpang asing sengaja meninggalkan recehan karena ketika kembali ke negara asal mereka nilainya menurun, khususnya sejak dollar AS, dibandingkan mata uang lain. Dan bandara yang paling banyak mendapatkan uang receh tertinggal itu adalah bandara internasional Los Angeles.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau