NEW YORK, KAMIS - Saham-saham AS di Wall Street mengalami penurunan tajam pada Rabu (2/7) waktu setempat, atau Kamis (3/7) pagi WIB, terpukul lonjakan harga minyak berjangka ke sebuah rekor tertinggi baru.
Kontrak berjangka minyak untuk pengiriman Agustus mencapai puncak pada 143,91 dollar AS per barel sebelum ditutup pada 143,74 dollar AS per barrel.
"Selama harga minyak bergerak naik setiap hari, sulit mengatakan pasar saham akan bangkit," kata Jack Ablin, kepala investasi Harris Private Bank di Chicago, kepada kantor berita keuangan Bloomberg, sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis.
Indeks saham blue-chip Dow Jones Industrial Average jatuh 166,75 poin atau 1,46 persen menjadi 11.215,51. Indeks Standard & Poor’s 500 turun 23,39 poin atau 1,82 persen menjadi 1.261,52. Indeks komposit Nasdaq turun 53,51 poin atau 2,32 persen menjadi 2.251,46.
Di pasar uang, mata uang AS jatuh terhadap euro menjadi 62,949 dari 63,32 sen euro pada Selasa. Dollar juga menyusut terhadap mata uang Jepang menjadi 105,83 yen, dibandingkan 106,11 yen pada Selasa (1/7).
Sementara harga emas naik 2 dollar AS menjadi 946,50 dollar AS per troy ons.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang