Arsenal Tolak Tawaran Rp 456 M untuk Adebayor

Kompas.com - 03/07/2008, 16:59 WIB

LONDON, KAMIS – Arsenal tak bergeming dengan tawaran senilai 25 juta poundsterling (sekitar Rp 456,857 miliar) yang diajukan Barcelona untuk membeli Emmanuel Adebayor. The Gunners tetap mempertahankan striker asal Togo tersebut.

Presiden Barcelona, Juan Laporta, berharap bisa memboyong Adebayor menjelang referendum klub, Minggu (6/7) mendatang. Laporta membutuhkan dukungan 65 persen untuk bertahan di kursi presiden, dan kehadiran Adebayor di Camp Nou bisa memperkuat posisinya dalam referendum itu.

Penolakan ini diperkirakan akan membuat Laporta meningkatkan tawaran mencapai 30 juta poundsterling (sekitar Rp 548,229 miliar).

Barcelona berharap Arsene Wenger bisa dibujuk untuk melepas Adebayor. Kondisi ini bisa terjadi jika Barcelona sukses menegosiasikan harga yang tepat untuk mendapatkan Adebayor.

Di sisi lain, Adebayor yang masih memiliki sisa kontrak tiga tahun bersama Arsenal berkeinginan gajinya dinaikkan. Apalagi striker asal Togo ini sukses menyarangkan 30 gol bagi Arsenal.

Menurut laporan The Times, agen Adebayor, Stephane Courbis akan melakukan pertemuan dengan Wenger pekan ini. Setelah pertemuan pekan lalu antara Courbis dan Wenger di Vienna tidak mencapai kata sepakat.

"Kisah cinta antara Adebayor dan Arsenal serta hubungannya dengan Wenger memang benar dan itu berdasarkan kepercayaan dan saling menghargai. Emmanuel bukan orang yang rakus. Dia berasal dari jalanan dan memiliki kepekaan dan rendah hati. Kalau semua ini masalah uang, dia akan minta pindah. Saya tahu kebijakan Arsenal yang tidak akan membayar gaji pemainnya dengan nilai tinggi," papar Courbis.

Reaksi Adebayor pada situasi ini justru kontradiktif. Pernyataan Adebayor untuk terus bertahan berlawanan dengan penolakannya menandatangani perpanjangan kontrak sebesar 45 ribu poundsterling (sekitar Rp 822,3 juta) per pekan.

Di sisi lain, AC Milan yang tertarik memboyong Adebayor telah mengibarkan bendera putih. Menurut Milan, nilai 35,6 juta poundsterling (sekitar Rp 650,565 miliar) yang dipatok Arsenal terlalu tinggi.

"Tawaran senilai 35,6 juta poundsterling tak mungkin dijangkau klub Italia. Itulah mengapa pemain top tidak bermain lagi di sini. Saat klub besar seperti Barcelona dan Chelsea ikut campur, tidak mungkin kami bersaing karena mereka memiliki kondisi keuangan yang jauh lebih sehat,” ungkap Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani. (GL/YUD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau