JAKARTA,KAMIS - Kredit yang disalurkan oleh perbankan masih tinggi di atas 30 persen, walaupun suku bunga mengalami kenaikan belakangan ini. "Pada Mei kredit yang disalurkan perbankan mencapai Rp 34,6 triliun atau tumbuh 31,4 persen, untuk Juni tercatat Rp 32 triliun atau tumbuh 32 persen," kata Deputi Gubernur BI Muliaman D Hadad, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/7).
Muliaman juga melihat kualitas kredit juga mengalami peningkatan, karena telah disalurkan ke sektor yang produktif, yakni kredit investasi dan modal kerja yang mencapai 70 persen.
"Tingginya pertumbuhan kredit yang di atas 30 persen ini sempat membuat BI untuk mengevaluasi penyaluran kredit perbankan, apakah perbankan menyalurkan kredit untuk konsumsi atau sektor produktif," urainya.
Namun, lanjutnya, penyaluran kredit lebih positif, kredit lebih banyak disalurkan ke sektor produktif yang lebih memberikan efek multiplier bagi ekonomi. "Dan BI berharap kualitas kredit ke depannya akan lebih meningkat kembali," kata Muliaman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang