PARIS, KAMIS - Pelatih Prancis, Raymond Domenech lolos dari lubang jarum. Federasi sepak bola Prancis atau FFF tetap memberinya kesempatan melatih Les Bleus. Namun, FFF tetap akan mengawasi perkembangan lebih lanjut dan tidak segan-segan mendepak Domenech jika memang ia terbukti tidak layak.
Keputusan tersebut diambil setelah FFF melakukan pertemuan pada Kamis (3/7). Awalnya banyak yang mengira Domenech bakal dipecat akibat kegagalan membawa Prancis lolos babak penyisihan grup di Piala Eropa 2008. Nama Didier Deschamps sempat mengemuka sebagai calon pelatih selanjutnya.
Namun, mayoritas anggota FFF ternyata justru tetap menginginkan agar Domenech tetap menangani tim Ayam Jantan. Setelah mendengarkan penjelasan dari Domenech, 18 dari 19 dewan FFF setuju agar Domenech tetap melatih asalkan dengan syarat.
"Domenech tetap tinggal, (asalkan) membuat beberapa perubahan. Dia menatap ata saya dan mengatakan bahwa dia sangat menyesalinya (kegagalan Prancis, Red). Baginya, memuluskan kinerjanya yang buruk merupakan tantangan," kata Presiden FFF Jean-Pierre Escalettes kepada Le Parisien.
Rupanya Domenech "malu-malu" mengungkapkan penyesalan tersebut. Setelah kegagalan di Swiss-Austria, pendukung Les Tricolores sebenarnya menginginkan agar pelatih berusia 56 tahun itu meminta maaf atau mengatakan kata-kata penyesalan kepada publik. Nyatanya, mantan defender Lyon itu tidak meluluskan permintaan fans. Ia justru mengatakan ingin menikah dengan temannya.
Kini bola panas itu kembali ke tangan Domenech. Ia harus mengembalikan citra mantan juara dunia dan Eropa itu ke masa jayanya. Meski FFF tidak memberikan batas waktu sampai kapan dan apa target yang ditetapkan dalam syaratnya, yang pasti Piala Dunia 2010 akan menjadi pekerjaan rumah selanjutnya bagi sosok penyuka film dan ilmu perbintangan tersebut. (AP, GL/LHW)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang