Laporan Wartawan Kompas, Iwan Santosa
JAKARTA, JUMAT - Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Sulistyo Ishak yang di hubungi Kamis malam (3/7) menjelaskan, penangkapan tersangka teroris di Palembang tidak terkait rencana kunjungan kerja Presiden RI ke Sumatera Selatan. "Tidak ada hubungan antara keberadaan tersangka teroris dengan kegiatan kepresidenan. Kita masih terus mendalami jaringan para tersangka teroris," kata Sulistyo.
Menurut sumber, salah satu kordinator kelompok tersebut yang berinisial MRT telah kembali ke Jawa Tengah sebelum polisi menangkap sembilan tersangka teroris. Sebagian besar tersangka adalah anggota baru yang direkrut sekitar bulan November 2007.
Saat ini jaringan aktif kelompok teroris Nordin M Top masih ada di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jaringan tersebut tersebar di Semarang, Magelang, Temanggung, Yogyakarta, Wonosobo, Solo, di Jawa Tengah dan Kediri, Madiun, Pulau Kangean di Jawa Timur dan Serang di Banten.
Sulistyo Ishak membantah jika ada kaitan kasus ledakan di Pandeglang dengan penangkapan tersangka teroris di Palembang, Sumatera Selatan. Namun, dia menjanjikan polisi akan terus memberi tahukan perkembangan penanganan kasus tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang