Laporan Wartawan Kompas R. Adhi Kusumaputra
JAKARTA, JUMAT - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memamerkan buku-buku koleksi pribadinya di stan Perpustakaan Umum Daerah di Pesta Buku Jakarta di Istora Senayan. Ada 37 buku koleksi pribadi Gubernur Fauzi Bowo yang dipamerkan di sini.
"Sebagian besar merupakan buku-buku tentang Jakarta Tempo Doeloe," kata Kepala Perpustakaan Umum DKI Jakarta, Tuti Mulyaty, Jumat (4/7). Salah satu yang dipamerkan adalah buku peta berjudul Java en Madoera karya Gerrit Knaap.
Buku peta ini diberikan salah satu pejabat Belanda kepada Gubernur Fauzi Bowo saat berkunjung ke salah satu kota di negeri kincir angin itu belum lama ini. Buku tersebut hanya dicetak 1.600 eksemplar dan koleksi yang dipamerkan di Pesta Buku Jakarta adalah buku yang ke 1.581.
Java en Madoera diterbitkan November 2007, merupakan edisi kedua dari Grote Atlas van de Verenigde Oost-Indische Compagnie atau Comprehensive Atlas of The Dutch United East India Company . Editor-in-Chief buku ini adalah dts JR van Diessen.
Koleksi buku Fauzi Bowo lainnya adalah Oud Batavia oleh Dr F De Haan. Buku ini menceritakan bagaimana Kota Batavia dibangun dan bagaimana pengembangan kota itu hingga tahun 1850, serta bagaimana pola kehidupan dan pembangunan daerah di sekitar Batavia. Selain itu, buku berjudul Gedenboek yang diterbitkan berkaitan dengan HUT ke-25 berdirinya Perkumpulan Kesenian Hindia Belanda di Batavia (1902-1927).
Buku lainnya adalah The Dutch Overseas, Architechtyural Survey, Mutual Heritage of Four Centuries in Three Continents oleh CL Temmicks Groll. Juga buku Oude Hollandsche Buitenplaatsen van Batavia oleh dr V.L. Van de Wall yang berisi tempat-tempat di sekitar Batavia.
Disertasi Fauzi Bowo saat meraih gelar Doktor Ingenieur dari Universitas Kaiserlautern, Jerman tahun 2000 juga dipajang di sini. Disertasi itu berjudul Dasar-dasar Pembangunan dan Pengembangan Metropolitan Jakarta .
Sebagian koleksi buku Fauzi Bowo ini dapat dibaca di Perpustakaan Umum DKI Jakarta. Perpustakaan ini memiliki sekitar 50.000 koleksi buku dari semua disiplin ilmu, termasuk buku fiksi. Gedung perpustakaan ini di Gedung Nyi Ageng Serang di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Perpustakaan Umum DKI Jakarta dibuka setiap hari tujuh hari seminggu dari pukul 09.00 sampai 20.00, kecuali hari libur nasional. Perpustakaan ini dilengkapi fasilitas wifi gratis. Kami menyediakan pula fasilitas internet gratis untuk mereka yang tidak membawa laptop, kata Kepala Sub Bidang Kerja Sama dan Promosi Perpustakaan Umum DKI Jakarta, Mudjiono.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang