Mafioso BBM Raup Rp2 Juta Per Hari

Kompas.com - 04/07/2008, 22:52 WIB

JAMBI, JUMAT - Kelompok mafioso bahan bakar minyak (BBM) di Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi bisa mendapat penghasilan hingga Rp2 juta per hari. Mereka rata-rata meraih untung Rp5.000/liter di pasar gelap.

Berdasarkan laporan investigasi di seputar stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Bangko, Jumat (4/7) terlihat kelompok mafioso tersebut masih mengkoordinir beberapa orang warga membawa mobil-mobil dan sepeda motor untuk antri mengisi BBM. Antrian kendaraan roda empat dan ratusan sepeda motor yang panjangnya mencapai satu kilometer itu, menurut salah seorang wanita pengemudi mobil dari Unit Pemukiman Transmigrasi Bathin VIII, umumnya milik mafioso minyak.

Puluhan mobil dan ratusan sepeda motor itu hilir-mudik dan tampak berulangkali mengisi BBM terutama jenis premium dan solar ke salah satu SPBU di Kota Bangko tersebut. Minyak lalu dijual dan dipindahkan ke dalam jerigen-jerigen besar yang telah disiapkan.

"Ini yang antri hampir tidak ada kendaraan dari luar pak, lihat saja mobil sedan, Toyota Hardtop dan mobil minibus itu sudah berulangkali antri untuk mengisi BBM di SPBU ini," tutur wanita yang terpaksa membeli minyak dari mafioso dan tidak ingin identitasnya disebutkan. "Jelaskan pak dihadapan bapak mereka tawar-menawar untuk membeli minyak dari mafioso. Bayangkan saja jika satu anggota kelompok mafioso bisa menjual premium sebanyak 400 liter dan mendapat untung Rp 5.000/liter, berarti gajinya Rp2 juta per hari," tambah wanita itu.

Harga BBM premium tingkat eceran di luar SPBU Bangko mencapai Rp12.000/liter hingga Rp15.000/liter, dan masyarakat lebih mudah memperoleh atau membeli BBM di penjual eceran dari pada di SPBU yang pada malam hari sudah tutup.

Perbuatan mafioso di Bangko yang tidak bisa ditertibkan oleh aparat keamanan setempat, menurut beberapa warga Bangko sebagai salah satu penyebab selalu terjadi kelangkaan BBM di kabupaten itu dan petugas SPBU juga tidak bisa berbuat banyak menghadapinya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau