ISTANBUL, SABTU - Luis Aragones resmi menjadi pelatih Fenerbahce. Meskipun sempat membantah, namun mantan pelatih tim nasional Spanyol tersebut akhirnya mengakui bahwa dia siap membesut Fenerbahce dan dan telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan raksasa Turki tersebut pada Sabtu (5/7).
Pada 25 Juni lalu, pihak klub telah mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Aragones. Namun, pelatih berusia 69 tahun itu dengan tegas membantahnya karena dia tak ingin persoalan pribadi mengganggu konsentrasi timnas Spanyol yang waktu itu akan menghadapi Rusia di babak semifinal Piala Eropa 2008.
Tapi, Aragones sendiri juga yang mengingkari bantahannya. Pelatih yang punya pengalaman melatih beberapa klub elite Spanyol sebelum menerima tawaran jadi pelatih timnas pada tahun 2004 itu akhirnya menandatangani kontrak dengan Fenerbahce.
"Saya di sini dengan otak dan hatiku akan bekerja untuk Fenerbahce. Saya sadar, saya telah datang ke sebuah klub yang bagus dan kuat. Karena itu, saya bahagia berada di sini," ungkap Aragones saat jumpa pers, Sabtu (5/7).
Aragones menggantikan posisi Zico yang telah menyelesaikan kontraknya selama dua tahun sejak Juli 2006. Sebelum pergi, Zico mempersembahkan gelar juara liga dan Piala Super Turki, sebagai kado ulang tahun ke-100 klub itu pada tahun 2007.
Kini, harapan meraih prestasi lebih besar lagi ada di pundak Aragones, pelatih yang sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun. Aragones telah membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih jenius karena sukses membawa Spanyol menjadi juara Piala Eropa 2008 usai mengalahkan Jerman 1-0 di babak final.
Prestasi Aragones itu akan dikenang sepanjang masa karena dia mengakhiri masa penantian Spanyol selama 44 tahun yang pertama dan terakhir menjadi juara Piala Eropa pada tahun 1964. (AP/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang