JAKARTA, SENIN - Perusahaan pertambangan batu baru Adaro Energy mengatakan akan menawarkan saham perdana atau IPO sebanyak 11,14 miliar lembar saham atau senilai 34,8 persen. Melalui IPO ini, Adaro berharap mendapat dana Rp 12,3 triliun.
Para calon investor dapat mendaftarkan diri untuk penawaran saham ini pada Selasa (8/7) sampai dengan Kamis (10/7). Adapun pencatatan saham diselenggarakan pada Rabu (16/7) di Bursa Efek Indonesia.
Sebagaimana dikutip dari AP Dow-Jones, bila terealisasi, IPO Adaro adalah yang terbesar pada tahun ini. Sementara itu, IPO tersebut adalah terbesar kedua setelah PT Telekomunikasi Indonesia yang berhasil meraup dana 1,6 miliar dollar AS pada 1995.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang