One Liter, Mobil Super Irit dari VW

Kompas.com - 07/07/2008, 15:48 WIB

Kabar baik dari produsen otomotif Jerman Volkswagen ini sebenarnya bukan hal baru. Pada tahun 2002 silam, VW telah menciptakan konsep mobil super hemat yang diberi nama, one-liter. Mobil mini tersebut memiliki dua tempat duduk yang berbentuk silinder seperti rokok. Hebatnya, konsumsi mobil ini super hemat, sampai 453 kilometer per 4 liter.

Sayangnya, karena mahalnya harga fiber karbon yang merupakan bahan baku utama pembuatan mobil ini, akhirnya proyek ini ditunda, dan kala itu dikabarkan baru akan terwujud pada tahun 2012. Tapi toh ternyata tak selama itu.  Baru-baru ini VW telah memberikan lampu hijau untuk memproduksi mobil tersebut dua tahun lebih awal. Produksi VW one-liter akan dilakukan tahun 2010.  

Seperti berita yang dilansir carmagazine.co.uk, desain one liter tidak berubah banyak sejak 2002, dengan mempertahankan konsep dua tempat duduk, dan pintu model kanopi. Bobot dan aerodinamika adalah hal yang diusung, dan VW akan melakukan apa pun untuk memaksimalkan keduanya. Mobil ini memiliki berat 300 kilogram. Di samping beratnya yang mengagumkan, one liter tetap memiliki driver airbag, ABS dan ESP. Uniknya lagi, kaca spion akan digantikan dengan kamera.   

Perubahan besar justru terjadi pada tipe mesin. Jika pada One liter edisi pertama menggunakan mesin bensin berkekuatan satu silinder, maka edisi terbaru ini menggunakan mesin diesel dengan dua silinder. Dengan volume produksi yang terbatas yakni 1000 unit per tahun, harga mobil ini diperkirakan akan berkisar 32 ribu- 48 ribu dollar AS. (C9-08)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau