Pungkas Berhasil Tancapkan Merah Putih di Mount McKinley

Kompas.com - 09/07/2008, 09:28 WIB

JAKARTA, RABU - Pungkas Tri Baruno, mahasiswa Universitas Mercu Buana yang tewas saat turun dari puncak Mount McKinley di Amerika Serikat (AS), berhasil menancapkan sang saka Merah Putih sebelum mengembuskan napas terakhir. Ini merupakan kali pertama bendera Indonesia berkibar di puncak tersebut.

"Dia meninggal saat turun gunung setelah menancapkan Merah Putih di puncak itu. Ini dalam rangka peringatan 100 tahun kepanduan nasional. Oleh karena itu, dia adalah pejuang bangsa, khususnya Pramuka," ujar Kepala Biro Abdimas dan Humas Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Septembri Yanti ketika ditemui di kantornya di Jakarta, Rabu (9/7).

Dia mengatakan, ada tiga orang yang berangkat ke AS untuk peringatan 100 tahun kepanduan nasional tersebut. Namun, hanya ada dua orang yang berangkat untuk mendaki puncak tertinggi itu. Seorang lagi, lanjutnya, menunggu di basecamp. Menurut dia, pihak Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tidak menyangka Pungkas akan meninggal dalam perjalanan pulangnya, Senin (7/7).

Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui apa yang menyebabkan pemuda berusia 20 tahun itu tewas. "Sampai sekarang kami belum tahu kenapa salah satu pejuang kita meninggal dunia. Kami masih menunggu keterangan mengenai itu. Sekarang, saya belum bisa berbicara banyak karena masih menunggu pimpinan. Nanti sekitar pukul 10.00 kami akan rapat dan mudah-mudahan pukul 11.00 nanti bisa diungkapkan ke publik," katanya. (BOB)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau