Melihat Si Cantik Anggrek Hitam

Kompas.com - 09/07/2008, 10:16 WIB

SENDAWAR - Jika Anda melakukan perjalanan wisata ke Kalimantan Timur, jangan lupa sempatkan datang ke Cagar Alam Kersik Luway, Sekolaq Darat, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Cagar alam ini termasuk unik meski berada di perbukitan pedalaman Kalimantan Timur, karena yang kita lihat adalah hamparan pasir putih seperti layaknya di tepi laut.

Setiap pengunjung yang datang mengidolakan anggrek hitam (Coeloegyne pandurata). Lahan seluar 5.000 hektar itu pernah terbakar hingga nyaris punah. Sisa lahan yang selamat tidak lebih dari 45 hektar dengan beragam tanaman khas perbukitan Kaltim.

Toni Imang, Kabiro Binsos Kutai Barat, yang mendampingi Kompas.com dalam kunjungan ke lokasi itu beberapa waktu lalu mengajak keliling cagar alam. Meski tidak bisa mencapai seluruh lahan karena terburu gelap, beruntung Kompas.com masih bisa menyaksikan sisa-sisa anggrek hitam.

Kelelahan setelah tertatih-tatih di lahan berpasir akhirnya terobati setelah beberapa pucuk anggrek hitam ditemukan. "Ini memang belum musim mekar, jadi sedikit saja yang bisa kita lihat," kata Toni sambil menunjukkan beberapa tangkai anggrek hitam yang juga menjadi ikon di kabupaten Kutai Barat itu.

Memang agak sedikit susah untuk mencapai lokasi tumbuhnya anggrek hitam. Kita harus sering berjalan merunduk-runduk menyelinap di antara gelayutan akar-akar pohon. Meski di lokasi itu tidak ditemukan pepohonan dengan diameter besar, namun rimbunnya hutan cukup menantang bagi penggemar adventure.

Setelah keluar masuk hutan-hutan kecil, bisa ditemui sisa-sisa kebakaran berupa tetumbuhan perdu yang mulai tumbuh. Jika tidak terbakar, di sini inilah istananya anggrek hitam. Anggrek hitam memang bunga primadona dan hanya bisa berkembang di Kersik Luway. "Bagi yang belum melihat, dikiranya anggrek hitam itu berwarna hitam. Padahal kelopak bunganya putih kehijauan. Yang agak kehitaman hanyalah putik bunganya saja," kata Toni.

Mau ke sana? Perjalanan yang paling mudah melalui jalur udara. Bisa ditempuh dari Balikpapan atau Samarinda menggunakan penerbangan perintis. Setibanya di Bandara Melalan, Kutai Barat, Anda bisa mempergunakan jasa mobil sewaan atau ojek yang siap mengantar Anda. Soal harga sewa, jangan membayangkan seperti menyewa kendaraan di Jawa. Meski ongkos perjalanan akan terhitung mahal, namun kepuasan di Kersik Luway akan menjadi jaminan pengalaman hidup Anda sepanjang masa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau