JAKARTA, RABU - Belum lagi pemilihan ketua Pansus Hak Angket BBM dimulai, para anggota pansus dan Ketua DPR yang menjadi pimpinan rapat sudah ngotot-ngototan.
Sejumlah anggota pansus protes karena Agung sudah ketok palu menyatakan rapat dilakukan secara tertutup. Rapat pemilihan ketua pansus berlangsung di Ruang KK 1, Gedung Bulat DPR, Rabu (9/7). "Kita clear-kan dulu, terbuka dan tertutupnya. Harus tanya ke anggota yang disepakati seperti apa. Bukan tergantung ketua, tapi anggota," kata Rama Pratama dari F-PKS.
Anggota lainnya pun melontarkan hal senada, sahut-menyahut. "Jangan marah-marah dulu lah, masih panjang perjalanan kita. Ya, sudah apakah setuju kalau rapat dilakukan tertutup," kata Agung. "Tidaaaak," jawab sebagian besar anggota pansus. "Apakah rapat ini dinyatakan terbuka," tanya Agung lagi. "Yaaaa," jawab anggota, antusias.
Akhirnya, Agung memutuskan rapat terbuka. Saat ini tengah dilakukan pembahasan mengenai formasi pimpinan pansus yang terdiri atas satu ketua dan empat wakil ketua. Masing-masing fraksi menyampaikan pandangannya. Pilihannya, lima pimpinan ditentukan berdasarkan proporsional fraksi atau ditentukan melalui musyawarah mufakat. (ING)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang