HOCKKENHEIM, RABU - Setelah meraih kemenangan di Silverstone, tim Mclaren tak lantas larut dalam kemenangan. Lewis Hamilton dan rombongan langsung menuju sirkuit Hockenheim, Jerman untuk menjajal MP4-23 yang telah mengalami pengembangan, terutama sayap belakang yang sekaligus sebagai tutup mesin. Hamilton menjajal McLaren MP4-23.
Pemakaian tutup mesin merangkap sayap itu bukan sebagai terobosan. Justru Mclaren mengadopsi dari tim Red Bull sebagai pionir yang kemudian ditiru olehRenault dan Force India.
Meski baru mulai start uji coba disertai hujan, tapi McLaren MP4-23 yang dibesut Hamilton masih bisa merasakan trek kering. CEO McLaren, Martin Whitmarsh percaya kalau timnya bekerja maksimal terdapat mobil agar bisa fight dengan Ferrari. Dan ia melihat tim telah melakukan tugas dengan fantastis dalam mengembangkan mobil dalam dua seri balapan ini. (SBT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang