CILACAP, RABU- Para pengusaha di Kabupaten Cilacap mengaku belum bisa mengalihkan hari efektif produksi dari hari kerja ke hari Sabtu dan Minggu, sesuai permintaan pemerintah. Pengalihan hari kerja itu terkendala karena umumnya mereka belum memperoleh jadwal pemadaman listrik bergilir yang jelas dari PLN setempat.
"Masalahnya yang penting, ada jadwal pemadaman listrik bergilir yang jelas. Kalau jadwalnya sudah jelas, kami pun tinggal menyesuaikan," ucap Direktur Hasil Saw Mill Tatang Julianto di Cilacap, Rabu (9/7).
Untuk mengalihkan hari kerja ke hari Sabtu dan Minggu, menurut Tatang yang menjalankan usahanya di bidang produksi kayu komoditi kualitas ekspor, lebih dari 300 tenaga kerjanya pun tak merasa keberatan. Hal itu karena selama pemadaman listrik bergilir ini, para tenaga kerjanya malah harus menambah biaya ongkos bekerja.
"Kalau tiba-tiba tengah hari listrik padam, mau tidak mau mereka pulang. Pada malam harinya, mereka harus balik lagi ke pabrik untuk mengganti jam kerja mereka di siang hari yang terkendala pemadaman," katanya menjelaskan.
Jadwal pemadaman listrik yang tak jelas, lanjut Tatang, juga menyebabkan proses pengeringan kayu dengan oven listrik menjadi terhambat. Dengan sendirinya, ekspor kayu komoditinya ke sejumlah negara di Asia juga terlambat antara tiga sampai empat hari.
Sebaliknya bagi pengelola pembuatan es balok di Cilacap, pengalihan hari kerja ke Sabtu dan Minggu itu sulit dilakukan lebih disebabkan karena setiap hari nelayan membutuhkan es balok. "Tidak mungkin saya menghentikan produksi pada satu hari, dan beralih ke Sabtu dan Minggu, ucap Kepala Seksi Operasional Pabrik Es Sari Petojo Cilacap," Sugiono.
Menurut dia, hanya pada beban puncak dari pukul 18.00-22.00, produksi pembuatan es balok dihentikan. "Itu pun untuk efisiensi biaya produksi, karena biaya yang dikenakan PLN selama beban puncak mencapai empat kali lipat dari biasanya. Nelayan kan butuh es setiap hari," lanjutnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang