BEKASI, RABU- Yessy, salah satu calon penumpang kereta di Stasiun Bekasi mengaku merasa tidak nyaman dan terganggu karena kereta kini sering terlambat. Padahal kereta merupakan sarana transportasi yang paling diandalkan Yessy dan ribuan calon penumpang lainnya. Itu diakui Yessy ketika dia ditemui sedang menunggu tibanya kereta di Stasiun Bekasi, Rabu siang tadi.
Rabu (9/7) pagi tadi, sejumlah penumpang di Stasiun Bekasi sempaty mengamuk akibat keterlambatan kereta. Tiga kaca nako di Kantor Kepal Stasiun Bekasi pecah dilempari batu oleh calon penumpang yang marah lantaran kereta lagi-lagi terlambat. Diperoleh informasi, ribuan calon penumpang KRL ekonomi tujuan Jakarta terpaksa menunggu hingga setengah jam sepanjang Rabu pagi lantaran KRL yang sama namun dari Jakarta belum juga tiba di Stasiun Bekasi.
Menurut jadwal pihak Stasiun Bekasi, KRL ekonomi itu seharusnya sudah diberangkatkan dari Stasiun Bekasi pukul 08.11 namun sampai pukul 08.40, KRL tersebut belum juga masuk Stasiun Bekasi dari Jakarta.
Sebagian penumpang lantas mencoba menumpang Kereta Api Argogede, yang tiba di Stasiun Bekasi sekitar pukul 08.39 untuk transit sejenak menurunkan penumpangnya. Akan tetapi upaya penumpang itu dihalangi petugas keamanan stasiun karena KA Argogede merupakan kereta eksekutif yang langsung ke Stasiun Gambir, Jakarta.
Tindakan petugas keamanan itu memancing reaksi calon penumpang lain. Terjadi keributan antara calon penumpang dan petugas stasiun. Sejumlah penumpang yang kesal menimpuk kantor kepala stasiun. Akibatnya, tiga lembar kaca nako kantor kepala stasiun itu berantakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang