Air Waduk Darma Menyurut

Kompas.com - 09/07/2008, 20:53 WIB

KUNINGAN, RABU - Volume air di Waduk Darma, Kuningan mulai menyurut, hanya tersisa 18,780 juta meter kubik yang harus digunakan untuk memasok kebutuhan air sawah tadah hujan di Cirebon dan Ku ningan hingga bulan September nanti. Meski kekurangan, air tetap disalurkan dengan debit 2,5 meter kubik per detik.

Diakui Kepala Koordinator Waduk Darma Taryono, Rabu (9/7), volume air yang tersisa di Waduk Darma hingga hari ini san gat mengkhawatirkan, hanya 18,780 juta meter kubik. Padahal, kebutuhan air untuk mengairi sekitar 19.000 hektar sawah di Cirebon dan Kuningan, masih sangat banyak.

Terlebih lagi, selama sebulan terakhir belum ada hujan di sekitar Waduk Darma yang hanya mengandalkan hujan sebagai sumber airnya. Sedangkan permintaan air terus meningkat. Akibatnya, debit air yang rencananya selama bulan Juli hanya 1,5-2 meter kubik per detik, terpaksa ditambah menjadi 2,5 meter kubik per detik.

Ada permintaan dari Kuningan dan Cirebon, agar debit airnya ditambah untuk mengejar petani yang akan panen. Jadinya, sejak pertengahan Juni (11 Juni) sampai akhir Juli (31 Juli) debit airnya 2,5 meter kubik per detik, kata Taryono.

Taryono menjelaskan, batas minimal volume air di Waduk Darma 7,5 juta meter kubik, sehingga jika volumenya sudah mencapai 10 juta meter kubik, maka kondisinya sangat kritis. Oleh sebab itu, mulai awal Agustus, debit penyaluran air ke sungai irigasi dikurangi menjadi 1,5 meter kubik per detik.

Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di Bendung Rentang, Majalengka yang debit airnya juga berkurang. Berdasarkan data Balai Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Cimanuk-Cis anggarung, debit air yang masuk ke dalam Bendung Rentang hanya 8,6 meter kubik per detik. Akibatnya, debit air yang disalurkan melalui dua irigasi induknya juga turun, kurang dari 5 meter kubik per detik.

 

 

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau