JAKARTA, KAMIS – Tidak seperti hari-hari sebelumnya, hari terakhir penawaran saham perdana PT Adaro Energy berbeda dengan kemarin. Bila pada hari sebelumnya, posisi joki dengan investor pribadi tulen diperlakukan sama dalam satu antrean, pada hari terakhir antrean proses masuk pengambilan dibedakan antara keduanya.
Hal ini diungkapkan Fadhil, salah satu anggota evolution team, event organizer pada acara yang digelar selama tiga hari di Kawasan Semanggi Expo, Jakarta, Kamis (10/7).
Menurutnya, pembedaan antrean digunakan setelah mengamati pelaksanaan penawaran umum perdana saham PT Adaro pada dua hari sebelumnya. "Pembagian antrean tersebut dibuat untuk memudahkan akses bagi investor pribadi yang benar-benar ingin membeli saham PT Adaro untuk mendapatkan akses masuk ruangan penawaran saham PT Adaro," kata Fadhil.
"Karena peluang investor pribadi beneran untuk membeli saham PT Adaro lebih meyakinkan dari pada para joki yang juga ikutan antre. Ini tanpa menyepelekan arti mereka," sambung Fadhil.
Baru setelah antrean investor beneran masuk semuanya, baru giliran antrean para joki diperbolehkan masuk, itupun dengan proses seleksi yang ketat. “Standar kita masih sama dengan dua hari sebelumnya untuk joki, buat mereka yang berpakaian rapi saja yang diperbolehkan masuk untuk mengambil formulir. Tapi kalau tidak rapi terpaksa, tidak kita perkenankan masuk," beber Fadhil.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang