JAKARTA, SABTU - Peran industri otomotif dan komponennya ternyata memberi kontribusi yang cukup besar kepada perekonomian Indonesia. Industri ini mencatat peran sebesar 28 persen, sedikit di bawah kontribusi industri makanan dan tembakau.
Sektor ini terus bertumbuh secara positif. Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Darmadi bahkan mengatakan industri komponen transportasi akan menjadi salah satu dari tiga tiang utama untuk pertumbuhan industri di Indonesia, bersama agroindustri dan industri informasi dan telekomunikasi.
"Di laut, di darat, di udara, pertumbuhannya terus bergerak cepat. Saya pikir mobik, kapal terbang akan menjadi future prime/leading industries," ujar Budi dalam paparannya di 3rd Indonesia International Automotive Conference, Sabtu (12/7).
Untuk transportasi darat misalnya, pertumbuhan produksi mobil di Indonesia dari 2006 ke 2007 bertambah sekitar 39 persen atau meningkat menjadi 411.638 unit. Diproyeksikan pada tahun 2008 menembus angka 520.000 unit. Pertumbuhan produksi sepeda motor juga meningkat. Dari tahun 2006 ke 2007, produksi meningkat menjadi 4.722.521 unit dan diproyeksikan menjadi 5.394.000 unit hingga akhir tahun ini.
Tentu saja, pertumbuhan produksi keduanya diikuti dengan pertumbuhan penjualan masing-masing. Budi sendiri juga mengharapkan industri otomotif Indonesia dapat bergerak mencapai visinya sebagai production based dalam industri otomotif dan komponennya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang