Suzuki Laku 100 Unit, Kizashi Dikagumi

Kompas.com - 13/07/2008, 17:48 WIB

JAKARTA, MINGGU - Menginjak hari kedua pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2008 di JCC, Suzuki berhasil menjual 100 unit produknya. Menurut Brand II R4 PT Indomobil Niaga International (IMNI) Bebin Djuana ketika ditemui Kompas.com di booth Suzuki, ia tidak memerinci unit mana yang banyak dibeli dari produk yang dipajang, yakni Grand Vitara, Swift, APV Arena, SX4 Crossover, dan X-Road.

Pada pameran otomotif ke-16 ini, IMNI menunjukkan warna yang sedikit berbeda dari pameran sebelumnya. Warna-warni kendaraan sebagai ciri pameran selama ini, kali ini semuanya serba putih. "Kita coba mengawinkan apa yang diinginkan oleh Dyandra (penyelenggara) menjadi Better Living with  Suzuki's way of Life," tutur Bebin. Selain itu, warna putih ini ternyata juga menyiratkan makna lain karena pada Oktober mendatang IMNI akan memasarkan warna putih pearl, meliputi Suzuki Swift, Vitara, dan SX-4. "Tadinya akan diluncurkan Agustus, karena belum siap mundur Oktober," ujar Bebin.

Ditampilkannya putih sebagai produk line up Suzuki, Bebin menjelaskan ini tidak lepas dari predikat penyandang pembawa warna putih ke Indonesia. "Banyak konsumen menanyakan dan meminta warna putih. Dan untuk mengubah itu, kita harus minta persetujuan ke pusat (Jepang) dan ini tidak sebentar," kata pria bertubuh  tinggi ini.

Kembali lagi ke tema pameran "Way of Life", IMNI ingin mendukung spirit, memberi nilai yang tanpa basa-basi, dan kesan "wow" melalui produk-produknya. Termasuk mobil konsep Kizashi 2 yang bukan sebagai mobil yang belum tahun kapan  diproduksinya. "Pada 2010 Kizashi yang diproduksi massal sudah bisa tampil di IIMS," ungkap Bebin. (SBT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau